Ikan Bakar, Khas Waingapu

KBR68H, Waingapu - Kalau berkunjung ke Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur NTT belum lengkap rasanya kalau belum menikmati ikan kuah asam dan ikan bakar di Pantai Dermaga Lama.

Di Dermaga Lama Waingapu kini tersedia banyak warung makan yang buka pada malam hari. Menunya serba ikan dan produk laut lainnya seperti cumi-cumi dan udang.

Sebelumnya, di Pelabuhan Lama Waingapu  tidak ada warga yang berjualan makanan, apalagi warung makan ikan bakar. Dulunya di lokasi ini terlihat gelap dan layaknya pelabuhan laut di luar pulau yang tidak terurus. Usaha warung makan ikan bakar ini baru berkembang lima tahun terakhir, awalnya hanya ada satu atau dua warung ikan bakar, sekarang sudah lebih dari lima warung makan.

Lokasi makan di sini strategis, karena persis di pinggir laut. Sambil makan pengunjung masih bisa mendengar bunyi ombak dan melihat lampu yang dibawa para pencari ikan. Pemandangan itu dari jauh terlihat seperti pasar malam di laut.

Tempat makan ikan bakar di Dermaga Lama juga menjadi favorit banyak warga dan tamu dari luar Waingapu, sering terlihat pejabat provinsi dan kabupaten makan di sini. Bahkan bila ada artis dari Jakarta yang berkunjung ke  Waingapu, pasti akan dibawa ke tempat ini untuk  menikmati ikan bakar segar.

Salah satu warung yang ramai dikunjungi adalah Warung Makan Enjoy, yang menyediakan menu ikan bakar, ikan kuah asam, dan kalau ada cumi serta udang goreng.

Ibu Martha, pemilik Warung Enjoy mengatakan, hampir setiap malam warungnya ramai dikunjungi pelanggan dan biasanya paling ramai pada akhir pekan mulai hari Jumat hingga Minggu. Bahkan di saat ramai, banyak pelanggan yang rela antre.

Apa yang membuat ikan di sini berbeda? Menurut Marta, ikan yang disajikan masih segar saat dikonsumsi pelanggan. Sebab ikan didapat langsung dari nelayan di di sekitar Waingapu. Dan, yang terpenting, Martha menggunakan berbagai bumbu dengan proporsi yang pas. Misalnya, untuk bumbu ikan bakar dia menggunakan bawang merah, bawang putih, cabe keriting, tomat, kemiri dan kecap manis. Sementara, untuk ikan kuah asam, selain bawang merah, bawang putih, lombok besar, kunyit, sereh dan air asam, ia juga menggunakan irisan belimbing.

Di warung ini, saya memiliki menu favorit yakni ikan tenggiri bakar dengan sambal tomat, sambal kecap  serta kepala ikan kuah asam. Untuk ikan kuah asam, biasanya saya memilih bagian kepala ikan. Karena setelah dimasak, bagian kepala ikat terasa nikmat dengan cara dihisap. Selain itu, tekstur lembut di mulut.

Soal harga, terbilang wajar.  Pesanan yang terdiri dari 4 ikan bakar sedang, 1 paket  ikan kuah asam, tumis kangkung, lalapan plus minuman jeruk nipis untuk porsi 4 orang hanya seharga Rp 200 ribu.

Anda berminat? Silakan mencoba!

Editor: Anto Sidharta

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!