InaSAFE 2.0 Untuk Hitung Dampak Sosial Bencana Alam

Untuk meningkatkan kesiapsiagaan Indonesia menghadapi bencana.

Senin, 07 Apr 2014 16:54 WIB

alat hitung dampak sosial bencana alam

KBR68H, Jakarta – Sebuah peranti lunak yang bisa memperkirakan dampak sosial dan manusia dari bencana alam diluncurkan di Indonesia. Peranti lunak itu diberi nama InaSAFE 2.0, yang dibuat hasil dari kerjasama antara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pemerintah Australia dan Bank Dunia. 


Kepala BNPB Syamsyul Maarif mengatakan, InaSAFE bisa meningkatkan kesiapsiagaan Indonesia dalam menghadapi bencana dengan cara yang memadukan pendekatan ilmiah dengan pengetahuan masyarakat lokal soal resiko bencana. 


“InaSAFE memungkinkan adanya pembuatan sejumlah skenario untuk menghadapi resiko bencana alam, supaya bisa ada perencanaan dan kesiapan yang lebih baik. Ini dilakukan lewat sejumlah pelatihan, dengan memadukan informasi ilmiah seputar bencana, seperti gempa bumi, gunung meletus, tsunami atau banjir, dengan data persebaran populasi, jalanan atau infrastruktur penting lainnya,” jelas Maarif. 


Menteri-Konselor Australia untuk Kerjasama Pembangunan di Indonesia Jean Bernard Carrasco mengatakan, InaSAFE 2.0 juga bisa mengunduh peta jalanan dari OpenStreetMap (OPM), sebuah perangkat online untuk pemetaan. Fungsi baru ini memungkinkan peranti lunak ini untuk merencanakan peta evakuasi dan rute darurat. 


“Dengan bantuan Pemerintah Australia, lebih dari 1.3 juta gedung di Indonesia sudah dipetakan oleh OSM dan data ini dihubungkan dengan InaSAFE,”kata Carrasco. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP

  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Arsul Sani: KPK Jangan Bernafsu Tangani Korupsi Swasta

  • BPBD Lebak: Gempa Hantam 9 Kecamatan
  • Jerat Hari Budiawan, Warga Tumpang Pitu Protes Putusan Hakim
  • Gunakan GBK, Persija Naikan Tiket Pertandingan Piala AFC

Padahal para pekerja di kedua jenis industri ini kerap dituntut bekerja melebihi jam kerja dan juga kreativitas yang tak terbatas.