Dihadang Cuaca Buruk, Sabar Gorky Hampir Tuntaskan Puncak Aconcagua

Gunung setinggi 6.962 mdpl Aconcagua dianggap Sabar Gorky sebagai perpaduan antara Gunung Kilimanjaro dan Elbrus

Jumat, 18 Mar 2016 13:39 WIB

Pendaki tunadaksa Sabar Gorky (keempat kanan) dan anggota tim pendakian Ekspedisi Indonesia Raya berfoto bersama sebelum berangkat ke Argentina di Jakarta, Kamis (18/2). Foto ANTARA

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Jakarta - Pendaki tunadaksa, Sabar Gorky gagal mencapai puncak Aconcagua di Argentina dalam Ekspedisi Indonesia Raya. Pasalnya, di ketinggian 6600 mdpl, tim ekspedisi memutuskan mundur karena dihadang cuaca buruk.

Meski begitu, Gorky menganggap gunung setinggi 6.962 mdpl ini merupakan perpaduan antara Gunung Kilimanjaro dan Elbrus.

"Sangat luar biasa. Dua gunung jadi satu. Jalannya panjang, anginnya gede, kadang ada batu yang lebih besar dari kita menimpa kita," kata Sabar Gorky di Mabes TNI AL Cilangkap, Jumat (18/03/2016).

Dia mengungkapkan bahwa tempat terindah di Aconcagua berada di ketinggan 5600 mdpl. "Itu yang indah. Kanan kiri salju, jauh ke sana ada salju, gunung tertinggi, gunung miring," kenangnya.

Sabar mendaki dengan delapan orang lainnya, terdiri dari lima prajurit Marinir, seorang wartawati dan pendaki sipil dua orang. Pendakian ini menghabiskan waktu 18 hari.

Pria 47 tahun itu berencana menyelesaikan pendakian tujuh puncak tertinggi di dunia. Saat ini sudah empat gunung yang dia daki termasuk puncak Cartenz, pegunungan Jaya Wijaya.


Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Moratorium Reklamasi, Menteri Siti : Pulau C dan D Kurang Satu Syarat, Pulau G Dua Syarat

  • Adik Bos First Travel Ikut Jadi Tersangka
  • Penembakan Deiyai, Tujuh Anggota Brimob dan Kapolsek Akan Jalani Sidang Etik Pekan Depan
  • Tuntut Pembatalan Perppu Ormas, Ratusan Orang Demo DPRD Sumut

Dalam Perbincangan Ruang Publik KBR kali ini, kita akan punya 5 topik utama, penasaran? ikuti perbincangan Ruang Publik KBR