Festival Durian, Yogyakarta

KBR68H, Kulonprogo - Setiap tahunnya, tak hanya festival kesenian saja yang diselenggarakan di Yogyakarta, namun ada pula Festival Durian. Festival Durian ini diselenggarakan tak jauh dari Tempat Ziarah Gua Maria di Sendangsono di Kulonprogo, Yogyakarta. 


Tak hanya para peziarah dan penikmat durian yang menyukai acara ini, namun juga para petani durian yang mendapatkan tempat untuk menjual hasil buminya secara lebih cepat. Setiap festival ini dibuka, para petani betul-betul menikmati berkah.


Lebih kurang tujuh ribu buah durian langsung ludes dalam waktu tidak kurang dari dua jam. Acara festival durian yang diselenggarakan pemerintah kabupaten Kulonprogo hari Minggu (2/3) memang benar-benar menjadi surga bagi penikmat durian.


Koordinator festival durian tahun ini, Rohmadu Inuhayi menjelaskan festival durian yang tahun ini digelar di pasar Banjaroya, Kalibawang Kulonprogo dihadiri lebih dari 5 ribu orang. " Tahun ini yang datang meningkat tajam dibanding tahun lalu. Kalau tahun lalu sekitar 3.500 orang tahun ini naik 1.500 orang," kata petani durian ini.


Laki-laki yang juga dipanggil Madun ini menambahkan sebenarnya jadwal festival tahun ini  mundur dari rencana awal karena abu vulkanik dari erupsi Gunung Kelud yang terjadi beberapa waktu lalu  membuat sebagian durian menjadi lebih cepat matang.


“Awalnya itu pertengahan Februari, tapi karena hujan abu, kemudian kita  menghabiskan dahulu yang sudah matang akibat abu vulkanik. Jadi yang sekarang dijual adalah yang benar- benar matang secara alami.”


Harga durian yang ditawarkan pun beragam, mulai dari Rp 20.000 hingga Rp 50.000.


Salah seorang penjual durian, Sisilia menerangkan jika ingin durian lokal maka harga bervariasi antara Rp 20.000 hingga Rp 35000, jika durian yang buahnya berwarna kuning dan merah muda, maka harga yang dipatok maksimal Rp 50.000 per buah.


"Yang paling banyak dicari yang isinya berwarna merah muda, karena jarang kan? Makanya saya banyak menyediakan itu."


Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kulonprogo, Bambang Tri Budi Harsono mengatakan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo setiap tahunnya akan mengadakan festival durian. Hal ini sebagai salah satu cara membantu petani durian mendapatkan untung lebih. 


"Biasanya kan cuma diambil pedagang, kadang durian diharga rendah. Karena animo pengunjung baik, durian melimpah menjadi penyemangat bagi kami untuk menjadikan acara tahunan."


Tidak hanya itu, acara semacam ini juga bertujuan  menemukan varietas unggulan lainnya yang dapat didaftarkan untuk memperoleh sertifikat.



Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!