Bupati Sukabumi Sukmawijaya mengatakan, Pantai Pangumbahan akan dikelola oleh Pemda, sedangkan untuk zona penyangga yakni zona pertama dari Ujung Genteng hingga Cibuaya dan zona kedua Cibuaya hingga batas areal Pangumbahan, akan dikelola secara bersama.

Sukmawijaya menambahkan, sistem kolaborasi pengelolaannya masih dalam perundingan, namun untuk zona satu akan dikoordinasikan dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara sedangkan zona dua merupakan hak guna usaha yang diperuntukan sebagai kawasan sabuk hijau akan kembali dihutankan.

Ia berharap kedua zona itu dapat dijadikan sebagai peluang usaha bagi masyarakat. Menurut dia, masyarakat setempat bisa menggunakan kedua zona tersebut sebagai tempat berdagang dan mencari peluang usaha lain, tetapi tidak semua warga bisa menggunakan lahan tersebut untuk mencari usaha.

Selain dijadikan sebagai KKLD, kawasan penyu yang dilindungi oleh negara itu akan dijadikan sebagai objek wisata, penelitian dan pendidikan.

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!