Food Festival di Vanimo, Papua Nugini

KBR68H, Jakarta- Konsulat RI Vanimo  bekerjasama dengan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia PHRI Papua akan menggelar Festival Masakan Indonesia di Vanimo Beach Hotel, Papua Nugini pada Sabtu (16/3) besok.

Konsulat RI di Vanimo, Jahar Gultom mengatakan, festival dilaksanakan dalam rangka mempererat hubungan RI-Papua Nugini.

“Dari Papua akan ada dua hotel yang ikut dalam kegiatan ini. Mereka akan menyajikan cita- rasa  masakan Indonesia seperti gado-gado, nasi goreng, kari ayam, ikan bumbu kuning, sate dan papeda atau sagu, makanan khas masyarakat Papua,” kata Konsul RI di Vanimo, Jahar Gultom yang diterima portalkbr.com.

Festival makanan dengan thema Great Food, Great Peoples akan dibuka secara resmi oleh Gubernur Propinsi Sandaun, Hon. Amkat Mai. Walikota Jayapura, Benhur Tommy Mano dijadwalkan juga akan hadir dalam kegiatan tersebut. “Sudah ada 200 undangan yang disebar kepada instansi yang ada di Sandaun maupun di Papua,” jelasnya.

Konsulat RI di Vanimo berharap, melalui kegiatan promosi makanan, selain pengenalan Gastronomi Indonesia juga sebagai upaya untuk meningkatkan kunjungan  wisatawan dari Papua Nugini, khususnya dari Propinsi Sandaun ke Indonesia. “Jika mereka sudah suka dan senang dengan masakan Indonesia, tentu mereka akan cari makanan Indonesia; yaitu berkunjung ke Jayapura sebagai kota tetangga terdekat dari Vanimo,” ungkap Jahar.

Food festival yang baru pertama kali diadakan di Vanimo ini, merupakan dimensi baru dalam mempererat hubungan antara Indonesia-PNG. “Minggu lalu, kami baru mengadakan pertandingan persahabatan cabang olahraga volley, antara Kota Jayapura dan Vanimo. Dimensi baru dalam melekatkan people to people contact diharapkan akan mempererat hubungan Indonesia dan PNG,” ujarnya.

Pelaksana Fungsi Ekonomi KRI Vanimo, Sahid Nurkarim menambahkan, dalam memeriahkan acara food festival ini, Konsulat juga mendatangkan Numbay Band dari Jayapura yang akan membawakan lagu-lagu tradisional Indonesia. “Jadi sambil mencicipi makanan, pengunjung food festival dihibur lagu-lagu daerah Indonesia. Banda dari Jayapura juga akan berkolaborasi dengan band tradisional Saundaun, Tolai Weeping Dancing,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PHRI Papua Syahrir Hasan  mengatakan, kesiapan tim dari Jayapura untuk menyajikan makanan dengan cita rasa selera Indonesia melibatkan 2 chef dan 4 juru masak. “98% kami telah siap untuk menyemarakkan acara tersebut. Kami berharap momen ini dapat dijadikan sebagai acara rutin tahunan, untuk mempererat hubungan kedua wilayah,” jelasnya lewat telepon selularnya, Jumat (15/3).

Provinsi Sandaun merupakan salah satu propinsi di Papua Nugini dengan Ibukota Vanimo. Provinsi dengan penduduk 200 ribuan orang ini, berbatasan langsung dengan  Jayapura. Rata-rata masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani dengan bercocok tanam dan berdagang. Sebagian besar kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari masyarakat setempat, didatangkan dari Jayapura khususnya melalui pasar perbatasan di Skouw-Wutung, Kota Jayapura. (Katharina Lita)

Sumber: Swara Nusa Bahagia

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!