bebek kobong, banyuwangi

KBR68H, Banyuwangi – Di musim hujan saat ini terkadang kita ingin menikmati makanan yang berbeda. Terlebih lagi makanan tersebut tidak pernah kita temukan sebelumnya. Pasti akan menambah kenikmatan menyantapnya. 


Di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, ada sebuah warung lesehan yang menyediakan menu bebek kobong.Kata “kobong” diambil dari Bahasa Jawa yang artinya kebakar. Sehingga jika menikmati kuliner ini saking pedasnya terasa seperti terbakar. 


Warung bebek kobong ini terletak di kawasan kuliner di Jalan Adi Sucipto Banyuwangi. Warung sederhana yang mulai buka setiap jam 5 sore ini memang hanya menyajikan menu ikan bebek saja. Mulai dari ceker, kepala hingga jeroan ikan bebek. Tidak heran karena kekhasan menunya ini warung bebek kobong ini tidak pernah sepi dari pembeli.


Ada satu lagi yang berbeda dari warung ini pelanggan diperbolehkan untuk mengambil dan memilih menu ikan bebek yang hendak diolah. Cara penyajian bebek kobong ini terbilang berbeda dari olahan pada umumnya. 


Bebek yang sudah direbus dan diberi bumbu ini tidak di goreng, melainkan dibakar. Selain itu tidak hanya bebeknya yang dibakar nasi yang sebelumya sudah dikukus dengan mengunakan daun pisang juga ikut dibakar. 


“Agar cita rasa bebek kobong ini lebih nikmat kami tambah dengan bumbu kuah super pedas. Saya jamin setelah menyantap bebek kobong ini mulut serasa kobong dan mengeluarkan keringat” ujur Edi Bagong pemilik warung bebek kobong.


Menurut Edi, menu bebek kobong ini sangat pas dinikmati di musim hujan saat ini. karena setelah menyantapnya badan akan terasa hangat.


“Dalam bubu pedas bebek kobong itu selain bumbu rahasia keluarga, memang sengaja kami beri sedikit jahe yang tujuannya setelah menyantapnya badan bisa hangat. Dijamin tidak akan sakit perut,”kata Edi Bagong sambil tertawa.


Salah satu pelanggan bebek kobong Saifullah mengaku ketagian dengan kuliner bebek kobong ini. sebab selain harganya yang cukup murah. Cita rasa bebek kobong ini pas dengannya. 


“Saya sering makan di sini mas karena enak rasanya dan pas di lidah saya. Saya selalu mengajak keluaga saya, karena mereka juga suka dengan bebek kobong ini,” cetus Saifullah.


Harganyapun cukup terjangkau perporsinya dihargai Rp 15.000. Anda penasaran dengan kuliner yang satu ini? tidak ada salahnya anda mencoba. Dijamin anda ketagihan dengan menu kuliner yang satu ini. 


Editor: Antonius Eko 


Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!