Mozilla, Smarphone

KBR68H - Perusahaan pengembang teknologi, Mozilla mengumumkan rencana untuk masuk ke pasar smartphone murah low-end. Soal ini diumumkan manajemen Mozilla, Minggu (23/2) waktu setempat, dalam Mobile World Congress (MWC) 2014 di Barcelona.

Ponsel dengan sistem operasi Firefox dibanderol 5 atau sekitar Rp 219 ribu. Ponsel akan dipasarkan di negara-negara berkembang, termasuk di Indonesia.

Dalam produk ini, Mozilla hanya mengatur spesifikasi dan menyediakan sistem operasi. Mozilla akan bermitra dengan pembuat chip asal China, Spreadtrum Communications untuk membawa Firefox OS ke pasar bebas.

“Dalam waktu singkat sekitar enam bulan, Firefox OS masuk ke dalam pasar untuk memperkenalkan dirinya,” kata Wakil pimpinan penelitian IDC, John Jackson dalam keterangan resmi tertulis Mozilla.

Sebelumnya, beberapa operator global telah mengungkapkan minatnya untuk ikut dalam chipset Firefox OS seperti Telenor, Telkomsel dan Indosat, dan mitra lainnya seperti Polytron, T2Mobile dan Thundersoft.

Terkait dengan ini, Direktur Pemasaran Telkomsel, Alistair Johnston dalam blog resmi Mozilla mengatakan dukungannya.

“Telkomsel akan mendukung Mozilla dengan Spreadtrum sebagai upaya untuk membawa smartphone ke tangan setiap warga Indonesia, dan melakukan strategi Telkomsel untuk mempercepat dan memperkaya DNA (Perangkat-Jaringan-Aplikasi, red.) ekosistem di Indonesia,”

Hal serupa datang dari operator besar lainnya di Indonesia yakni Indosat.

“Indosat sebagai penyedia komunikasi terkemuka di Indonesia siap smartphone Firefox OS berdasarkan solusi Spreadtrum . Hal ini sejalan dengan strategi kami di tahun 2014 untuk memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan kami dan menjadi pilihan pelanggan pengguna perangkat pintar,” kata Presiden Direktur & CEO Indosat, Alexander Rusli dalam pernyataan yang dikutip dari blog resmi Mozilla.(blog.Mozilla.org)
 
Editor: Anto Sidharta

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!