Hati-Hati, Jaringan Wi-Fi Bisa Sebarkan Virus

Bagi Anda tak bisa lepas dari internet, berhati-hatilah saat menggunakan Wi-Fi. Peneliti di University of Liverpool, Inggris mengungkap Wi-Fi dapat terinfeksi oleh virus yang pegerakannya seperti penyebaran flu yang menular.

Jumat, 28 Feb 2014 15:17 WIB

Jaringan Wi-Fi, Virus

KBR68H – Bagi Anda tak bisa lepas dari internet, berhati-hatilah saat menggunakan Wi-Fi. Peneliti di University of Liverpool, Inggris mengungkap Wi-Fi dapat terinfeksi oleh virus yang pegerakannya seperti penyebaran flu yang menular.
 
Tim peneliti ini merancang sebuah simulasi serangan virus yang disebut ‘Chameleon’ dan menemukan bahwa virus menyebar cepat pada jaringan rumah dan perkantoran. Virus ini menyerang melalui jaringan Access Point (AP) dan mampu menghindari deteksi dan mengidentifikasi titik-titik lokasi akses Wi-Fi yang dilindungi oleh enkripsi dan password.
 
"Ketika Chameleon menyerang sebuah AP, hal itu tidak mempengaruhi cara kerjanya, tetapi mampu mengumpulkan dan melaporkan data pengguna Wi-Fi yang terinfeksi," kata Alan Marshall, seorang profesor keamanan jaringan di University of Liverpool.
 
"Koneksi Wi-Fi akan menjadi target para hacker karena rentannya sistem keamanannya dan mudah terdokumentasi dengan baik. Sehingga sulit untuk mendeteksi dan menghindari serangan virus," pungkas Marshall. (Telegraph)
 
Editor: Anto Sidharta

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.