Apakah OS Terbuka Berarti Tidak Aman?

Mungkin banyak diantara pengguna Android agak riskan dengan perangkatnya yang memiliki sistem operasi terbuka. Kepala Divisi Google untuk Android, Sundar Pichai mengatakan, platformnya memang memiliki sistem operasi yang terbuka tetapi aman dari berbagai

Jumat, 28 Feb 2014 23:08 WIB

OS Terbuka, android

KBR68H - Mungkin banyak diantara pengguna Android agak riskan dengan perangkatnya yang memiliki sistem operasi terbuka. Kepala Divisi Google untuk Android, Sundar Pichai mengatakan, platformnya memang memiliki sistem operasi yang terbuka tetapi aman dari berbagai ancaman dari virus jahat.

“Kami tidak bisa menjamin Android adalah perangkat yang benar-benar aman karena formatnya memberikan banyak kebebasan. Ketika orang berbicara sekitar 90 persen malware (virus jahat) untuk Android, mereka tentu harus mempertimbangkan bahwa itu adalah sistem operasi terpopuler di dunia. Jika saya memiliki perusahaan yang menyebarkan Malware, saya juga akan menyikapi serangan saya pada Android,” ungkap Pichai pada Kamis (27/2) dalam ajang Mobile World Congress (MWC) di Barcelona, Spanyol.

Memang tidak dapat dipungkiri, perangkat lunak memiliki celah keamanan dan memberi kemudahan pada masalah program jahat. Pichai juga mengatakan, setiap pembaruan sistem operasi yang dikirimkan dapat saja memiliki kerentanan keamanan yang menempel dengan jenis yang diperbarui.

Tentu sulit untuk mengomentari secara kritis tentang produk miliknya, tapi petinggi di Google ini telah mengungkapkan salah satu sisi berbeda tentang masalah minimnya pengamanan dalam sistemnya. Ia meyakini sifat terbuka dalam sistem operasi memberikan lingkup baik dalam proteksi ancaman virus. Sebab, banyak pikiran, pengembang, yang juga pasti melibatkan pakar keamanan yang mengerahkan waktu untuk memperbaiki masalah dan menjaga pertahanan keamanan.

“Berdasar pengalaman sistem operasi terbuka itu memiliki banyak pengawas, itulah salah satu keuntungan dari sistem terbuka. Saya berpendapat itulah cara terbaik bagi sebuah sistem untuk menjadi aman, karena setiap pengembang di dunia dapat memeriksanya, mereka akan banyak memberikan kontribusi untuk pengamanan Android,” pungkasnya menjelaskan lebih detil mengenai permasalah keamanan lebih dalam Android. (zdnet)
 
Editor: Anto Sidharta

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Indonesia masih menghadapi masalah jumlah penduduk yang besar dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi. Pertambahan jumlah penduduk tidak seimbang dengan pertumbuhan kesempatan kerja.