Perusahaan Antariksa Amerika Luncurkan Roket Tak Berawak ke Stasiun Antarika

KBR68H, Washington - Sebuah pesawat pasokan antariksa sedang dalam perjalanan ke Stasiun Antariksa Internasional, meski ada kekhawatiran awal bahwa badai yang kuat di permukaan matahari dapat menyebabkan roket itu keluar dari jalurnya.

Jumat, 10 Jan 2014 09:38 WIB

roket, stasiun antariksa, perusahaan amerika

KBR68H, Washington - Sebuah pesawat pasokan antariksa sedang dalam perjalanan ke Stasiun Antariksa Internasional, meski ada kekhawatiran awal bahwa badai yang kuat di permukaan matahari dapat menyebabkan roket itu keluar dari jalurnya.

Orbital Sciences Corporation meluncurkan roket tak berawak Antares dari negara bagian Virginia, Kamis tengah hari.

Orbital Sciences sebelumnya mengatakan besarnya badai matahari pekan ini dapat mengganggu peralatan elektronik roket pasokan itu, terutama selama periode kritis peluncuran.Badan antariksa NASA telah tiga kali menunda pengiriman itu sejak bulanDesember.

Para pejabat mengatakan aktivitas matahari tidak menimbulkan ancaman bagi para astronot yang berada di dalam stasiun antariksa.

Hari Rabu NASA mengatakan akan melanjutkan operasi Stasiun Antariksa Internasional empat tahun lagi hingga tahun 2024. Stasiun antariksa yang mengorbit bumi dan bernilai $ 100 milyar itu telah beroperasi selama 15 tahun. (VOA)

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sedang melaksanakan Program Penguatan Reformasi Kepabeanan dan Cukai (PRKC). Program ini sudah dimulai sejak Desember 2016 hingga saat ini.