Cari Kerja Lewat WeChat? Bisa!

WeChat 5.2 memuat profil LinkedIn. Baru tersedia versi beta.

Senin, 27 Jan 2014 17:30 WIB

WeChat, LinkedIn, aplikasi, smartphone

KBR68H - Pengguna WeChat versi 5.2 kini bisa memasukkan profil LinkedIN ke dalam akun mereka. Ketika ada yang menyorot ke tab LinkedIn di profil WeChat Anda, maka orang tersebut akan langsung diarahkan ke aplikasi mobile LinkedIn dan resume profesional Anda bisa langsung terlihat secara utuh.

Fitur baru ini membuka pintu bagi para pencari kerja untuk mendapatkan peluang atau mempromosikan diri mereka lewat WeChat. Ini juga langkah signifikan yang pertama bagi LinkedIn di Cina, yang baru mulai bulan ini dengan merekrut Derek Shen sebagai Presiden LinkedIn di Cina. Derek Shen sebelumnya CEO dari situs Nuomi, juga bekerja sebagai Kepala Pengembangan Bisnis untuk Google di Cina.

Fitur lain yang dimasukkan WeChat adalah berbagi lokasi, fasilitas pencarian, berbagi stiker yang sudah dibeli dengan teman, dan beberapa lainnya. Sementara WeChat versi pengguna domestik Cina dilengkapi dengan halaman untuk memanggil taksi, pengaturan keuangan, serta pembelian tiket secara online.

Versi terbaru WeChat untuk iOS sudah bisa diunduh, sementara yang versi Android baru tersedia untuk pengguna di Cina. Versi internasionalnya diperkirakan bakal segera keluar.

WeChat mengklaim memiliki 270 juta pengguna aktif setiap bulan, dengan mayoritas berada di Cina daratan. Salah satu hal baru yang dilakukan WeChat untuk menggerakkan mesin uangnya adalah dengan memperkenalkan dana investasi konsumen lewat aplikasinya.

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi

  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

LSM Pelindung Satwa Minta Pemerintah Hentikan Adu Babi Hutan

  • Nyalon Gubernur Jatim, Gus Ipul Siap Mundur Dari PBNU
  • Rencana Myanmar Terima Kembali Rohingya Diprotes Warganya
  • Susul Rossi, Vinales Dipastikan Gagal Juara Dunia