Waspada Difteri!

Karena pada difteri terdapat kuman yang ganas dan sangat mematikan

Rabu, 20 Des 2017 16:31 WIB

Kejadian luar biasa (KLB) difteri masih bertambah. Dan masih berisiko meluas jika kita semua tak segera bergerak bersama mengatasinya. Karena pada difteri terdapat kuman yang ganas dan sangat mematikan, sehingga harus  perlu dilakukan outbreak response immunization (ORI). Mari kembali mengenal lebih jauh tentang difteri, bagaimana perkembangannya dan apa yang bisa dilakukan oleh setiap kita, serta bagaimana gejala-gejalanya?

Temukan jawabannya di Ruang Publik KBR bersama Dr Elizabeth Jane selaku Dokter Surveilans dan Karantina Kesehatan  Kementerian Kesehatan RI, pada hari Kamis, 21 Desember 2017 pukul 09.00-10.00 WIB. Dengarkan di 100 radio jaringan KBR yang tersebar di seluruh Indonesia dari Aceh hingga Papua, bagi yang di Jakarta bisa mendengarkan di  Power Radio 89,2 FM, via Fan page Facebook  Kantor Berita Radio KBR dan website kbr.id atau melalui aplikasi android dan IOS search KBR Radio. Kami juga mengundang Anda yang ingin bertanya atau memberikan komentar melalu telp bebas pulsadi 0800 140 3131. Pertanyaan juga bisa diajukan melalui pesan singkat, whatsapp di 08121188181 atau mention ke akun twitter @halokbr. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas

  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Kendalikan Harga Beras, Bulog: Operasi Pasar Harus Terus Ditambah

  • Koperasi Pasar Induk Beras Cipinang Klaim Sudah Minta Impor Sejak Dua Bulan Lalu
  • Satgas Pangan Banyuwangi Akui Ada Kenaikan Harga Beras
  • Satu Juta Lebih Pengungsi Rohingya Tinggal di Bangladesh

Memberdayakan masyarakat bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya seperti apa yang dilakukan anak-anak muda asal Yogyakarta ini melalu platform digital yang mereka namai IWAK.