TNI Janji Tarik Pasukan dari Kampung Baru Dadap Hari Ini

Ini merupakan hasil kesepakatan bersama warga setelah TNI menghadang mereka untuk melapor ke Mabes TNI AD dan POM TNI AD.

Rabu, 27 Des 2017 18:58 WIB

Pertemuan warga Kampung Baru Dadap, Kabupaten Tangerang dengan perwakilan TNI di LBH Jakarta, Rabu (27/12/2017). (Foto: KBR/Gilang Ramadhan)

KBR, Jakarta- TNI berjanji bakal menarik pasukannya dari kampung Baru Dadap, Kabupaten Tangerang hari ini. Ini merupakan hasil kesepakatan antara warga sekitar dengan perwakilan TNI di LBH Jakarta, Rabu (27/12). Awalnya, warga berencana mengadu ke Mabes TNI AD dan Polisi Militer TNI Angkatan Darat (POM TNI AD) lantaran keberadaan anggota TNI bersenjata lengkap di kampung mereka.

Pasiintel Korem 052, Bangun Siregar juga mengatakan warga bakal bermediasi dengan Komandan Komando Resort Militer 052 Wijayakrama (Danrem 052/Wkr), Iwan Setiawan terkait pengerahan pasukan TNI itu. Ia meminta warga bersabar dan tak terburu-buru mengadu ke kesatuan mereka.

"Janganlah ke sana kita ketemu dulu dengan Korem selaku Pimpinan Kodim, pasti ada solusi. Danrem orangnya begitu baik bagitu open dan baik. Enggak mungkin, TNI kuat bersama rakyat," kata Bangun di Kantor LBH Jakarta, Rabu (27/12/17).

Bangun Siregar mengaku mencegah warga Kampung Baru Dadap untuk mengadu kepada KSAD dan POM TNI agar permasalahan yang ada diselesaikan dahulu di wilayah Kabupaten Tangerang. Ia mengatakan, tak etis jika permasalahan di wilayah langsung dibawa ke pusat.

Sementara itu, warga bersedia menemui Danrem 052 Wijayakrama dengan syarat seluruh aparat TNI dan perlengkapannya ditarik dari Kampung Baru Dadap. Salah satu warga, Sujai mengatakan, warga akan menunggu sampai seluruh aparat TNI ditarik dari pemukiman.

"Untuk sekarang ini kesepakatan terbaik, kami tunggu janjinya," ujar Sujai.

Siang tadi, puluhan warga Kampung Baru Dadap batal mengadu ke KSAD dan POM TNI AD karena dicegah aparat TNI dan Kepolisian. Pengaduan tersebut terkait pengerahan pasukan tentara bersenjata ke pemukiman nelayan Kampung Baru Dadap sejak 15 Desember 2017.

Baca juga: LBH: Warga Kampung Baru Dadap Dihadang Aparat Sebelum Bertemu KASAD

Warga menuding Warga menuding pasukan itu untuk menjaga pembangunan proyek rumah susun yang dibangun pemda Tangerang. Tak hanya itu, pasukan TNI bersenjata lengkap juga diduga berencana menjaga pembangunan jembatan reklamasi yang menghubungkan pulau C dan kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK).

Editor: Dimas Rizky

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas

  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Kepala KSP Moeldoko Tepis Anggapan Miring

  • Izin Impor Beras Dialihkan, PT PPI Tak Keberatan
  • BNPB Siapkan Anggaran Rp 166 Miliar untuk Perbaiki Rumah Korban Banjir Bima
  • PS TNI Gagal Menang Melawan 10 Pemain Persebaya

Memberdayakan masyarakat bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya seperti apa yang dilakukan anak-anak muda asal Yogyakarta ini melalu platform digital yang mereka namai IWAK.