Banjir Rendam Sejumlah Desa di Jombang, Jawa Timur

Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Wonosalam dan Kecamatan Bareng yang ada di daerah hulu sungai selama hampir seharian.

Rabu, 20 Des 2017 13:50 WIB

Banjir di Kecamatan Mojoagung Jombang, Jawa Timur, Rabu (20/12/2017). (Foto: KBR/Muji Lestari)

KBR, Jombang – Sejumlah desa di Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dilanda banjir, Rabu (20/12/2017).

Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Wonosalam dan Kecamatan Bareng yang ada di daerah hulu sungai selama hampir seharian. 

Hujan deras menyebabkan Sungai Gunting dan Sungai Catak Banteng yang melintasi Mojoagung meluap dan menggenangi rumah-rumah penduduk. Ketinggian air bervariasi antara 30 centimeter hingga mencapai tiga meter lebih.

Salah seorang warga Dusun Pekunden, Samsun menuturkan air mulai masuk dan menggenangi rumah warga sejak Selasa malam. Air menggenang begitu cepat dan merendam rumah. Kebanyakan warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga miliknya.

"Ketinggian air sampai tiga meter. Ada yang dua meter, ada 1,5 meter. Banjir kali ini tidak bisa diprediksi karena terlalu cepat, jadi masyarakat disini itu bingung," kata Samsun di Jombang, Rabu (20/12/2017).


Sejumlah warga terpaksa mengungsi karena rumah mereka tidak bisa ditinggali. Sejak Selasa dinihari, sejumlah petugas gabungan dari Kepolisian, TNI dan relawan turun mengevakuasi penduduk ke tempat pengungsian. Meski begitu banyak warga yang enggan meninggalkan rumah mereka. Mereka hanya menyelamatkan diri ke rumah tetangga yang aman dari luapan air.

Banjir di wilayah Mojoagung rutin terjadi tiap tahun. Warga berharap, pemerintah daerah segera membuat parapet atau plengsengan (tanggul) sungai di batas Dusun Pekunden dan Dusun Kebondalem untuk meminimalisir banjir.

Selain di Kecamatan Mojoagung, banjir juga terjadi di sejumlah desa di Kecamatan Bareng dan Mojowarno.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas

  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Jokowi Minta Perbankan Beri Kredit UMKM

  • PT Angkasa Pura I Buka Peluang Musyawarah Terkait Konflik NYIA
  • Turki Ancam Serang Milisi Kurdi
  • PBB: Tiga Tahun Terakhir Terpanas Dalam Sejarah

Memberdayakan masyarakat bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya seperti apa yang dilakukan anak-anak muda asal Yogyakarta ini melalu platform digital yang mereka namai IWAK.