Reaksi Jokowi soal Kabar Penangkapan 8 Tokoh Makar

Diantara nama-nama yang beredar terdapat nama Ratna Sarumpaet, Sri Bintang Pamungkas, Rachmawati Soekarnoputri, musisi Ahmad Dani dan Kivlan Zein.

Jumat, 02 Des 2016 09:28 WIB

Presiden Jokowi. (Foto: DJ Setiawan/KBR)


KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo enggan memberi tanggapan terkait kabar adanya penangkapan sejumlah tokoh yang diduga terkait upaya makar, menunggangi aksi hari ini.

Jokowi meminta media meminta penjelasan detil terkait hal tersebut kepada Kapolri Tito Karnavian.

"Ditanyakan Kapolri saja, tolong dipilahkan. Ini ada yang di Monas, yang nanti ada doa bersama, dan ada yang di DPR, ada yang lain. Tolong tanyakan secara detil ke Kapolri," kata Jokowi, saat meninjau pembangunan venue Asian Games di GBK, (Jumat (2/12/2016).

Sebelumnya, beredar kabar sejumlah tokoh ditangkap aparat kepolisian Polda Metro Jaya. Diantara nama-nama yang beredar terdapat nama Ratna Sarumpaet, Sri Bintang Pamungkas, Rachmawati Soekarnoputri, musisi Ahmad Dani dan Kivlan Zein.

Menurut informasi yang beredar, mereka dikenai tuduhan makar.

Salat Jumat

Ditanya mengenai ibadah salat Jumat hari ini, Presiden Joko Widodo belum memberikan kepastian apakah akan ikut melaksanakan salat Jumat di Monas bersama peserta aksi hari ini.

Jokowi mengaku belum memutuskan tempatnya melaksanakan Jumat.

"(Ibadah salat Jumat dimana?) Yang jelas saya salat Jumat, tempatnya dimananya, belum," kata Jokowi.

Jokowi berharap aksi 2 Desember hari ini berjalan damai. Ia mengingatkan komitmen bersama tentang aksi yang disebut-sebut super damai.

"Sesuai komitmen bersama yang sudah dilakukan, katanya aksi super damai, pakai super lho ya," ujar Jokowi.

Hari ini ribuan orang berkumpul di lapangan Monumen Nasional, menggelar aksi damai menuntut penahanan dan pemenjaraan terhadap Ahok. Massa menilai Gubernur DKI Jakarta nonaktif itu sudah bersalah menistakan agama, terkait pernyataannya tentang Surat Almaidah 51 dalam pilkada.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019

  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi
  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial

Bertemu Delegasi Solomon, Wiranto Bantah Ada Konflik di Papua

  • Sengketa Tanah Luwuk, Warga Protes Penutupan Area Sengketa
  • Pemerintah Janji Perpres 20 Tak Akan Bikin Indonesia Kebanjiran Tenaga Kerja Asing
  • Polri Siapkan Jalur Alternatif Mudik Lebaran 2018

Setiap individu itu unik, mereka memiliki kesukaan masing-masing, termasuk dalam bekerja. Kebanyakan orang ingin bekerja di bidang yang sesuai dengan passion dan motivasi mereka masing-masing.