Ombak Hingga 4 Meter, 10 ribu Nelayan Aceh Utara Menganggur

"Kondisinya sama sekali tidak bisa dilalui oleh boat-boat kecil."

Kamis, 01 Des 2016 21:08 WIB

Kapal nelayan yang bersandar. Puluhan ribu nelayan tak melaut karena gelombang tingggi (Foto: Erwin Jalaludin/KBR)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Lhokseumawe- 10 ribu warga nelayan di Kabupaten Aceh Utara, tak melaut akibat ketinggian ombak mencapai 4 meter. Mereka, terpaksa menganggur menyusul gangguan cuaca ektrim.

Panglima Laut Aceh Utara, Ismail Muhammad Syah mengatakan, seluruh aktivitas masyarakat nelayan di daerah itu lumpuh total. Kata dia, pihaknya belum dapat memprediksi kapan gangguan cuaca buruk tersebut mereda dikarenakan masih tingginya badai angin kencang yang melanda kawasan pantai Selat Malaka.  

"Nelayan Kita memang gak bisa melaut, karena cuacanya ekstrim dimulai angin dan berombak-ombak. Ketinggian ombak 4 meter, kondisinya sama sekali tidak bisa dilalui oleh boat-boat kecil. Bahkan, boat pukat langga (besar-red)  gak bisa jalan. Artinya, kalau sudah begini aktivitas nelayan lumpuh total," kata Ismail kepada KBR, Kamis (1/12).

Ismail mengimbau seluruh masyarakat nelayan untuk mewaspadai gelombang tinggi tersebut.

Editor: Dimas Rizky 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

Kuasa Hukum Tak Bisa Janjikan Setnov Hadir di Sidang Tipikor Besok

  • Kakorlantas: Tim Pengkaji Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Bekerja
  • Disnaker Sulut: Perusahaan Jangan Lupa Bayar THR
  • Lakukan Percobaan Penyuapan, Ketua DPRD Halteng Ditahan