Sandiaga: Saat Ini Pembahasan APBD Lebih Penting dari Penyelesaian Reklamasi

Selain itu, Sandiaga menilai, saat ini belum waktunya membicarakan masalah reklamasi. Dia menganggap pro-kontra pandangan masyarakat mengenai proyek reklamasi masih belum kondusif atau reda.

Selasa, 21 Nov 2017 10:07 WIB

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno usai mengikuti rapat paripurna di DPRD DKI Jakarta, Rabu (15/11/2017). (Foto: ANTARA/Aprillio Akbar)

KBR, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak memprioritaskan masalah reklamasi Teluk Jakarta untuk saat ini. 

Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno mengatakan Pemerintah Provinsi tengah fokus membahas Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2018.

Menurut Sandiaga, hal tersebut sejalan dengan pandangan DPRD DKI Jakarta. Apalagi, kata Sandiaga, sampai saat ini Pemprov DKI tidak mendapatkan pertanyaan mengenai masalah reklamasi dari DPRD.

Selain itu, Sandiaga menilai, saat ini belum waktunya membicarakan masalah reklamasi. Dia menganggap pro-kontra pandangan masyarakat mengenai proyek reklamasi masih belum kondusif atau reda.

"Kami khawatir isu-isu seperti reklamasi justru memecah belah. Kami sudah berulangkali menyatakan posisi kita. Jadi kita tunggu sampai saat yang tentunya kondusif untuk bisa membantu mempersatukan warga," kata Sandiaga di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (20/11/2017).

Baca juga:

Saat ini, informasi yang diperoleh KBR menyebutkan pembangunan dalam proyek reklamasi di Pulau C dan D masih terus berlangsung. Padahal, PT Kapuk Naga Indah sebagai pengembang belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta baru saja memenangkan banding di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait izin pelaksanaan Pulau F, I, dan K. Sebelumnya, Pemprov DKI kalah di pengadilan tingkat pertama atau Pengadilan Negeri.

Sandiaga mengaku belum mengetahui hal tersebut. Jadi, dia tidak bisa berkomentar lebih jauh. 

"Saya belum diupdate oleh tim hukum," kata dia.

Bagi Sandiaga, untuk saat ini penyelesaian sengkarut masalah reklamasi tidak lebih penting dari pada APBD 2018. Dengan APBD 2018 nanti, kata Sandiaga, Pemprov DKI akan mengatasi masalah-masalah di antaranya soal lapangan kerja, pendidikan, dan stabilitas harga.

"Ternyata di DPRD sendiri juga merasakan bahwa hal-hal yang lebih penting yaitu pembahasan APBD 2018," kata Sandiaga.

Baca juga:

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh

Pemerintah Godok Opsi Format Pencantuman Agama Kepercayaan Di KTP

  • PLN Siap Jalani Putusan MK Soal Aturan Nikah Teman Sekantor
  • Polisi Banyuwangi Perketat Keamanan Objek Vital
  • Statistik Opta: Rooney Masih Garang Cetak Peluang Menjadi Gol

Kemiskinan, konflik senjata, norma budaya, teknologi komunikasi modern, kesenjangan pendidikan, dan lain-lain. Kondisi-kondisi ini membuat anak rentan dieksploitasi