PAN: Tokoh Pasundan dan Ormas Meminta Kami Dukung Deddy Mizwar

PAN tidak bisa mengusung sendiri calon gubernur di Pilgub Jawa Barat karena jumlah kursi tidak memadai.

Rabu, 01 Nov 2017 10:38 WIB

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bersama Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar di Bandung, Rabu (25/10

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bersama Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar di Bandung, Rabu (25/10/2017). (Foto: ANTARA/M Agung Rajasa)

KBR, Jakarta - Partai Amanat Nasional (PAN) memastikan akan tetap mengusung Deddy Mizwar pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Provinsi Jawa Barat 2018. 

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan mengatakan PAN memilih Deddy Mizwar berdasarkan masukan masyarakat, tokoh-tokoh masyarakat dan berbagai organisasi kemasyarakatan di Jawa Barat. 

"Kami bertemu masyarakat, tokoh-tokoh Pasundan. Mereka memberi masukan dan meminta agar kami mendukung Deddy Mizwar. Beberapa warga Nahdatul Ulama datang kepada kami, begitu juga Muhammadiyah, Al Washliah, Persis, ICMI, LDII, Majelis Ulama Indonesia juga rame-rame datang," kata Zulkifli di Komplek Parlemen DPR, Jakarta, Rabu (1/11/2017).

Zulkifli tidak menyebut nama tokoh Pasundan yang mendorong pencalonan Deddy Mizwar. 

Secara resmi PAN memberikan dukungan kepada Deddy Mizwar pada Rabu 25 Oktober 2017 lalu. 

Zulkifli mengatakan PAN kini tengah berkomunikasi dengan partai lain untuk berkoalisi di Pilgub Jabar 2018. Alasan utamanya, PAN tidak bisa mengusung sendiri calon gubernur di Pilgub Jawa Barat karena jumlah kursi tidak memadai.

Beberapa partai yang tengah dijajaki PAN untuk berkoalisi antara lain Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Gerindra dan Partai Demokrat. Zulkifli mengatakan, PAN juga tidak menutup kemungkinan berkoalisi dengan PDI Perjuangan.

"Lebih banyak partai lebih bagus, silahkan saja. Kalau PAN sendiri kan nggak cukup," ujarnya.

Namun, kata Zulkifli, PAN belum menentukan bakal calon wakil gubernur yang akan dipasangkan dengan Deddy Mizwar dalam Pilkada serentak 2018. Menurut Zulkifli, hal itu akan dibahas dengan partai koalisi di kemudian hari.

Saat ini sejumlah partai sudah secara resmi mengumumkan nama yang bakal diusung dalam pemilihan gubernur Jawa Barat. Partai Golkar, PPP dan Partai Nasdem secara resmi namun terpisah mengusung nama Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk maju sebagai calon gubernur Jawa Barat.

Di lain pihak, kader Golkar yang kini menjadi Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi justru dilirik PDI Perjuangan. 

Baca juga:

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP

  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Arsul Sani: KPK Jangan Bernafsu Tangani Korupsi Swasta

  • BPBD Lebak: Gempa Hantam 9 Kecamatan
  • Jerat Hari Budiawan, Warga Tumpang Pitu Protes Putusan Hakim
  • Gunakan GBK, Persija Naikan Tiket Pertandingan Piala AFC

Padahal para pekerja di kedua jenis industri ini kerap dituntut bekerja melebihi jam kerja dan juga kreativitas yang tak terbatas.