Kejar Target, Bandara Kertajati Dikebut Siang Malam

Rencana ujicoba beroperasinya Bandara Kertajati, semula dijadwalkan Februari 2018, namun kemudian diundur April 2018.

Kamis, 09 Nov 2017 09:52 WIB

Proyek pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka, Jawa Barat. (Foto: BIJB Kertajati)

KBR, Cirebon - Proyek pembangunan sisi darat Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat terus dikebut untuk mengejar target soft launching pada April 2018.

Proyek senilai Rp2,6 triliun di atas lahan 1.800 hektare itu dikerjakan siang malam.

"Kami kerjakan 24 jam, pembangunan dikebut, karena soft launching ini kami ingin bisa dilaksanakan April mendatang," kata Direktur Utama PT BIJB Virda Dimas Ekaputra, Rabu (8/11/2017).

Rencana ujicoba beroperasinya Bandara Kertajati, semula dijadwalkan Februari 2018, namun kemudian diundur April 2018. 

Virda Dimas mengatakan penggeseran jadwal ujicoba dilakukan agar seluruh kesiapan penyelenggaraan bandara bisa maksimal, terutama pelayanan navigasi penerbangan yang akan dioperasikan BUMN Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (AirNav Indonesia).

"Diharapkan keseluruhannya siap sekitar 1 April 2018 nanti," kata Virda Dimas Ekaputra.

Hingga 30 Oktober 2017 lalu, pengerjaan proyek sudah mencapai 66,5 persen. Pengerjaan konstruksi bandara yang dilengkapi kawasan Aerocity itu dibagi dalam tiga paket oleh tiga kontraktor. 

Paket satu meliputi pembangunan infrastruktur yang dikerjakan PT Adhi Karya Tbk dengan capaian 97,74 persen. Paket satu meliputi pembuatan jalan, drainase, lansekap parkir dan ramp simpang susun. Untuk area ramp simpang susun, pengerjaan sudah mencapai 100 persen.

"Sisa pengerjaan paket satu akan rampung akhir November 2017," kata Virda.

Paket dua meliputi pembangunan gedung terminal penumpang yang dikerjakan PT Wijaya Karya (Wika) dan PT Pembangunan Perumahan, dimana saat ini capaian pekerjaannya sudah mencapai 52,59 persen.

Proyek paket dua meliputi interior, atap utama, eletrikal dan plumbing, atap boarding lounge, bird eye view dan arsitektur ACP," ujar Virda.

Sedangkan paket tiga berupa pembangunan gedung operasional dikerjakan PT Waskita Karya, dengan capaian saat ini sekitar 90 persen. 

Bandara Kertajati nanti akan memiliki jalur landasan sepanjang 2.500 meter dan akan diperpanjang menjadi 3.500 meter. Pembangunan landas pacu saat ini mencapai 90 persen.

Baca juga:

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Polisi Selidiki Penadah dan Penyuplai Hasil Pendulang Emas Ilegal di Freeport

  • Bappeda DKI: Anggaran Kunker DPRD Naik Karena Djarot
  • Presiden Minta Malaysia Impor Beras Dari Indonesia
  • Kejati Tahan 2 Tersangka Mark Up Alat Tangkap untuk Nelayan di Mandailing Natal

Guna mengembangkan dan mengapresiasi Organisasi Kepemudaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga menyelenggarakan "Pemilihan Organisasi Kepemudaan Berprestasi 2017"