Besok, Ribuan Buruh Geruduk Jakarta

Menurut Kahar, kegiatan longmarch hanya diikuti 100-an buruh dari tempat-tempat yang ia sebutkan itu. Namun, Kahar mengklaim pada 10 November aksi solidaritas nanti akan diikuti belasan ribu buruh.

Kamis, 09 Nov 2017 17:29 WIB

Ilustrasi - Aksi buruh KSPI. (Foto: KBR/Rio Tuasikal)

KBR, Jakarta - Ribuan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) berencana akan menggeruduk Jakarta pada Jumat, 10 November besok. 

Ketua Departemen Komunikasi dan Media KSPI, Kahar S Cahyono mengatakan ribuan buruh itu berasal dari berbagai daerah di Indonesia, terutama dari pulau Jawa. Kahar mengatakan para buruh akan melakukan longmarch (aksi jalan kaki) dan unjuk rasa di depan gedung pemerintahan provinsi DKI Jakarta maupun Istana Negara. 

Menurut Kahar, aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk ketidakpuasan para buruh terhadap kenaikan upah yang tidak sesuai tuntutan buruh.

Para buruh dari daerah, kata Kahar, diperkirakan tiba di Jakarta pada Kamis malam dan akan menginap di DPW Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPMI) Jakarta. 

"Ada beberapa titik keberangkatan. Pertama, berangkat dari Bandung. Mereka sudah berangkat Selasa lalu. Titik dari Bandung ini diikuti kawan-kawan buruh dari Cirebon, Subang, Purwakarta, Karawang dan Bekasi. Posisi mereka sekarang sudah di Bekasi. Mereka menamakan dirinya sebagai Laskar Marsinah," kata Kahar kepada KBR, Kamis (9/11/2017).

Titik keberangkan kedua dari Bogor, dimana buruh berangkat Kamis siang. Para buruh yang berangkat dari Bogor berasal dari Bogor, Sukabumi dan Depok. "Rencana nanti malam mereka sudah masuk Jakarta," kata Kahar.

Menurut Kahar, kegiatan longmarch hanya diikuti 100-an buruh dari tempat-tempat yang ia sebutkan itu. Namun, Kahar mengklaim pada 10 November aksi solidaritas nanti akan diikuti belasan ribu buruh. 

"Kalau yang longmarch memang nggak begitu banyak. Nanti akan bergabung dengan kawan-kawan yang aksi. Rencananya aksi diikuti 20 ribu massa. Yang sudah konfirmasi juga kurang lebih segitu. karena yang berpartisipasi ada dari Jawa Tengah juga," klaim Kahar.

Kahar mengatakan KSPI sudah meminta izin Kepolisian Jakarta, untuk mengawal dan mengamankan jalannya aksi. Ia berharap aksi berjalan damai.

Baca juga:

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.