Aktivis Perempuan Cilacap Dorong Perbup TB-HIV

Gejala HIV kerap diawali dengan gejala mirip tuberkulosis yakni batuk tanpa putus.

Minggu, 05 Nov 2017 15:55 WIB

Foto: jakarta.go.id

KBR, Cilacap – Aktivis perempuan dari beberapa kelompok di Cilacap, Jawa Tengah mendorong pemerintah daerah menerbitkan aturan penanggulangan tuberkulosis (TB) dan Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Kepala Bidang Pendidikan dan Kesehatan Pengurus Daerah Aisyiah (PDA) Cilacap, Ulfa Hikmah mengatakan, HIV kerap diawali dengan gejala mirip TB yakni batuk tanpa putus. Akibatnya banyak orang dengan HIV (ODHA) tidak terdiagnosa dengan baik dan baru diketahui setelah mencapai stadium lanjut.

“TB-HIV itu tidak bisa sendiri ya. Harus bisa bersinergi dengan lembaga-lembaga lain, ya. Seperti kami juga bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, dengan KPA, Komisi Penanggulangan Aids, dengan LPPLSH, dengan Muslimat NU. Tahun 2016 itu kan, tren orang dengan HIV-Aids itu adalah ibu rumah tangga. Kok, ibu rumah tangga? Karena mereka ditularkan oleh para suaminya,” jelas Ulfah, Sabtu (3/11/2017).

Ulfa Hikmah menambahkan jumlah ODHA di Cilacap mencapai 905 orang dan 2.300 lainnya diduga terkena HIV/AIDS. Dari jumlah tersebut lima puluh persen lebih merupakan ibu rumah tangga yang diduga tertular suaminya.

Pemerintah Cilacap saat ini baru memiliki Perda Kabupaten Cilacap Nomor 2 tahun 2015 tentang Penanggulangan HIV dan AIDS. Perda ini mewajibkan pengantin baru dan ibu hamil menjalani tes HIV. Perda ini dinilai belum mampu melindungi perempuan dan anak dari HIV/AIDS.

Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang