Camat Tugu Rudijanto menunjukkan kondisi retakan pada rumah warga akibat pergeseran tanah di Trenggalek, Jawa Timur, Senin (28/11/2016). (Foto: Adhar Muttaqin/KBR)


KBR, Trenggalek - Retakan tanah di Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur mengancam enam rumah di Desa Pucanganak. Rumah itu terancam ambruk, bahkan satu rumah kondisinya nyaris roboh hingga ditinggalkan penghuninya.

Salah seorang warga, Khomsatun mengatakan retakan tanah yang terjadi di Dusun Joho, Desa Pucanganak terjadi sejak tiga hari lalu. Rumah warga rata-rata mengalami retak pada lantai dan dinding.  

"Pintunya sudah tidak bisa dibuka, sudah amblas dan terus goyang rumahnya. Jadi tidak bisa ditempati. Kalau ditempati terus nanti roboh bagaimana," kata Khomsatun.

Ruas tanah di kampung Khomsatun bergeser sekitar 30 sentimeter, bahkan ada ruas tanah bergeser hingga 70 sentimeter.

Camat Tugu Rudijanto mengatakan saat ini pemerintah kecamatan mulai mendata seluruh rumah yang terancam ambruk. Pemerintah juga memantau setiap setiap pergerakan tanah yang terjadi.

"Kami sudah laporan ke Bupati dan sudah ditanggapi. Insya Allah akan ada tindak lanjut berupa bantuan atau apa. Kalau di RT 6 ini ada enam rumah yang terdampak, paling parah adalah rumahnya Sumaji, Karyani dan Agus," kata Rudijanto.

Rudi berharap, warga yang rumahnya terancam amblas agar waspada terutama saat hujan deras. Pemerintah Kecamatan juga meminta warga segera mengungsi apabila kondisi retakan di rumah semakin parah.

Baca juga: Banyak Bencana Tanah Gerak, PVMBG Kekurangan Personil   

Editor: Agus Luqman 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!