Pembangunan jalan tol trans Sumatera. (Foto: Antara)



KBR, Jakarta- Ruas tol Trans Sumatera  sepanjang 70 kilometer sudah siap beroperasi pada tahun depan. Direktur Operasi Hutama Karya Bambang Pramusinto mengatakan, ruas tol yang siap itu merupakan bagian dari delapan ruas dengan panjang total mencapai 645 kilometer.

Kata Bambang, pembangunan jalan tol itu terkendala biaya untuk pembebasan lahan dan pengerjaannya, sehingga Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menalanginya terlebih dahulu.

"Mengenai dana talangan, jadi pemerintah melalui Keputusan Menteri PUPR memerintahkan kepada BUJT untuk mem-bridging pembebasan tanah, dimulai setelah Lebaran tahun 2016 kemarin. Karena memang anggaran pemerintah untuk pembebasan lahan kurang. Tetapi operasionalnya tetap tim pembebasan tanah, yakni tim PUPR dan ATR, dan pemda setempat, tentunya," kata Bambang di kantor Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jumat (18/11/16).

Bambang mengatakan, ruas yang siap beroperasi itu yakni Medan-Binjai, Palembang-Indralaya, dan sebagian ruas Bakauheni-Terbanggi Besar. Mengenai pembebasan lahan, kata Bambang, untuk ruas Medan-Binjai sudah mencapai 83,9 persen, dengan konstruksi rampung 35,1 persen. Pada ruas Palembang-Indralaya, lahan yang telah bebas mencapai 83,1 persen, dengan konstruksi 35,9 persen. Kemudian pada ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, lahan yang bebas mencapai 42,7 persen dan konstruksi rampung 13,9 persen.

Sebelumnya, pemerintah juga sudah menunjuk Hutama Karya untuk mengerjakan empat dari delapan ruas tol prioritas pada Transsumatera. Empat ruas itu meliputi Medan-Binjai (17 km), Palembang-Indralaya (22 km), Bakauheni-Terbanggi Besar (140 km) dan Pekanbaru-Dumai (131 km).

Adapun empat ruas lainnya adalah Terbanggi Besar-Pematang Panggang (100 km), Pematang Panggang-Kayu Agung (85 km), Palembang-Tanjung Api Api (90 km), dan Kisaran-Tebing Tinggi (60 km). Sehingga, secara keseluruhan, Transsumatra memiliki panjang 645 km, dengan target operasi akhir 2019. 


Editor: Rony Sitanggang

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!