LBH Bandung Ajukan Penangguhan Penahanan Petani Tersangka Kertajati

LBH Bandung saat ini masih menunggu adanya jaminan dari masing-masing keluarga supaya tersangka tidak melarikan diri.

Rabu, 23 Nov 2016 11:29 WIB

Para petani di Majalengka saat menggelar aksi diam di sawah, menghadang proses pengukuran lahan untuk pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. (Foto: Twitter/Medsos)


KBR, Bandung - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandung Jawa Barat meminta Kepolisian Jawa Barat menangguhkan penahanan kepada tiga petani yang menjadi tersangka dalam bentrokan terkait sengketa lahan. 


Bentrokan antara petani dengan polisi terjadi ketika warga dan petani menolak kegiatan pengukuran lahan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk dijadikan pembangunan kawasan Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, pekan lalu.

Baca juga:


Ketua LBH Bandung Arip Yogiawan mengatakan permintaan penanguhan penahanan itu akan diajukan secara resmi ke Polda. Arip Yogiawan mengatakan saat ini masih menunggu adanya jaminan dari masing-masing keluarga supaya tersangka tidak melarikan diri.

"Untuk surat penangguhan penahanannya sudah jadi tapi kan harus ada penjamin. Kita lagi tunggu izin dari keluarga sampai ke tangan kita. Terus ijin-ijin dari berbagai pihak juga," kata Arip Yogiawan di Bandung, Rabu (23/11/2016).

Ketua LBH Bandung Arip Yogiawan mengatakan, tenggat waktu sampainya surat penangguhan penahanan itu ke pihak kepolisian paling lambat Kamis (24/11/2016).

Arip mengatakan ada salah seorang tersangka yang kondisinya sakit sehingga harus dibawa ke rumah sakit.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

PPATK Telusuri Rekening First Travel

  • Buruh PT Nyonya Meneer Ajukan Tagihan Rp98 Miliar
  • Pesawat Pengangkut Haji Arab Saudi Belum Boleh Mendarat di Qatar

Impor barang dari luar negeri selalu diawasi dan memiliki ketentuan, jangan sampai Anda menjadi orang yang tidak tahu ketentuan yang dimiliki Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno Hatta