Lagi Asik Pijat, Pejabat Ini Ditangkap Karena Terlibat Pungli

Pungli yang didapat sebulannya hampir Rp 500 juta.

Jumat, 11 Nov 2016 16:16 WIB

Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus, Agung Setya (kanan) saat menggelar konferensi pers di Bareskrim Polri, Jumat (11/11/2016). (Foto: Gilang Ramadhan/KBR)


KBR, Jakarta- Bareskrim Polri menahan Pejabat Fungsional Pemeriksa Dokumen (PFPD) pada Bea Cukai pelabuhan Tanjung Emas Semarang berinisial JH. Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus, Agung Setya mengatakan, JH dijemput paksa penyidik di tempat pijat, di Semarang.

"Saudara JH telah melakukan pungutan kepada para pengusaha EMKL dan perusahaan importir di pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Setiap bulannya bisa terkumpul dari hasil pungli mencapai 500 juta," kata Agung Setia di Bareskrim Polri, Jumat (11/11/16).

Agung menjelaskan, JH melakukan pungutan liar kepada perusahaan Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL) yang mengurus dokumen impor. Pelaku menggunakan modus untuk memperlancar mau pun mengecilkan biaya yang harus dikeluarkan perusahaan.

"Importir yang mengurus dokumen impor diminta mentransfer uang sampai dengan Rp 50 juta ke rekening penampungan bank yang telah disediakan JH," ujar Agung.

Pelaku mengambil dana hasil pungli untuk kepentingan pribadi dan juga dikirim ke berbagai pihak. Penyidik terus menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus pungli tersebut.

"Kita terus melakukan pendalaman kasus ini," ujar Agung.

Bareskrim menyita beberapa barang bukti yang didapat dari rumah pelaku. Barang bukti tersebut terdiri dari laptop, telepon genggam dan uang sebesar Rp 340 Juta. "Saat ini penyidik Bareskrim sedang melakukan pemeriksaan intensif di Poltabes Semarang," kata Agung.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Moratorium Reklamasi, Menteri Siti : Pulau C dan D Kurang Satu Syarat, Pulau G Dua Syarat

  • Adik Bos First Travel Ikut Jadi Tersangka
  • Penembakan Deiyai, Tujuh Anggota Brimob dan Kapolsek Akan Jalani Sidang Etik Pekan Depan
  • Tuntut Pembatalan Perppu Ormas, Ratusan Orang Demo DPRD Sumut

Dalam Perbincangan Ruang Publik KBR kali ini, kita akan punya 5 topik utama, penasaran? ikuti perbincangan Ruang Publik KBR