Kendalikan Narkoba dari Penjara, Kepolisian Kota Bogor Ciduk Pasutri

"RY sang bandar, dia mengoperasikan perdagangan narkoba jenis sabu dari dalam LP. Dia melakukan peredaran jual belinya di luar."

Senin, 14 Nov 2016 22:35 WIB

Barang bukti narkoba hasil sitaan kepolisian kota Bogor. (Foto: KBR/Rafik M.)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Bogor- Satuan Reserse Narkoba kepolisan Bogor Kota, membongkar jaringan peredaran Narkoba, yang dikendalikan  bandar di balik jeruji besi. Kepolisian menangkap dua orang dari hasil pengungkapan ini.

Kepala Kepolisian Bogor Kota,  Suyudi Ario Seto mengatakan, dua orang yang ditangkap adalah pasangan suami istri. Kata dia, yang  menjadi otaknya adalah sang suami, yang  masih  menjadi  tahanan di penjara  Paledang dengan kasus narkoba. Sedangkan istrinya bertindak sebagai perantara yang ditugaskan bertransaksi.

"RY sang bandar, dia mengoperasikan perdagangan narkoba jenis sabu dari dalam LP. Dia melakukan peredaran jual belinya di luar. Kita tangkap bersama barang bukti dua paket sabu. Kita juga tangkap sindikatnya satu lagi yaitu istrinya berinisial YN," katanya saat ditemui di Polresta Bogor Kota, Senin (14/11).

Suyudi menjelaskan, saat ini  masih mendalami keterlibatan orang dalam LP Paledang terkait kasus ini. Karena ada dugaan narkoba juga  masuk ke dalam lapas.

"Kita masih selidiki hal itu, yang jelas sejauh ini pelaku mengaku hanya berjualan di luar, kita masih dalami soal peredaran di dalam Lapas," jelasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku dijerat undang-undang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas

  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Kepala KSP Moeldoko Tepis Anggapan Miring

  • Izin Impor Beras Dialihkan, PT PPI Tak Keberatan
  • BNPB Siapkan Anggaran Rp 166 Miliar untuk Perbaiki Rumah Korban Banjir Bima
  • PS TNI Gagal Menang Melawan 10 Pemain Persebaya

Memberdayakan masyarakat bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya seperti apa yang dilakukan anak-anak muda asal Yogyakarta ini melalu platform digital yang mereka namai IWAK.