Ilustrasi: kebakaran. (Foto: Antara)


KBR, Pontianak – Bupati Melawi, Kalimantan Barat, Panji langsung mengumpulkan jajarannya pasca insiden kebakaran yang menghanguskan seluruh ruang di kantornya, Sabtu (19/11/2016). Termasuk, ruangan bendahara dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang satu atap dengan kantor bupati.

Kebakaran yang terjadi pukul 04.30 WIB dini hari itu diduga akibat arus pendek listrik. Bupati panji mengatakan, segera mengurus surat pelaporan ke kepolisian dan menginventarisir kerusakan.

"Terpukul juga dengan kejadian seperti ini, karena banyak hal yang akan menimbulkan kesulitan kita, terutama berkaitan dengan dokumen dengan berkas dengan kelengkapan, yang ada sebagaimana layaknya di Kantor Bupati. Kesimpulan kami hari ini kami membicarakan apa yang harus kita lakukan, pertama kita membuat surat ke kepolisian, dan kita serahkan sepenuhnya ke Kepolisian," jelas Bupati Melawi Panji, Sabtu (19/11/2016).

"Kami tidak mau tafsir sana-sini, penyebabnya apa. Kami juga segera menginventarisir, bagian-bagian yang harus pindah kantor. Mulai hari Senin (21/11/2016) semua pegawai harus melayani dan bekerja," lanjutnya.

Saat kebakaran terjadi, Bupati Melawi Panji mengaku sedang berada di Kota Pontianak melakukan tugas dinas. Ia lantas bergegas kembali ke kantornya di Jalan Provinsi KM 2, Nanga Pinoh, Melawi untuk mengecek kantornya yang sudah tinggal puing-puing.

Polisi dibantu pegawai dan warga pun hanya mampu menyelamatkan sebagian barang elektronik dan dokumen seadanya.

Kapolres Melawi Oki Waskito saat dihubungi KBR mengatakan, Tim Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri akan turun langsung Minggu (20/11/2016) besok, untuk memastikan penyebab kebakaran. Ia pun enggan berspekulasi mengenai penyebab kebakaran lantaran masih menunggu penyelidikan dan temuan tim Puslabfor Mabes Polri.

Ketika ditanya mengenai kebenaran informasi yang beredar di tengah masyarakat terkait dugaan sabotase dalam kebakaran tersebut, Oki belum bisa memberikan keterangan. Pihaknya memilih menunggu penyelidikan, apalagi kepolisian telah mengantongi hasil rekaman kamera pengawas atau cctv sebagai salah satu alat bukti untuk menentukan asal mula api.
 
Kecurigaan warga tersebut dibenarkan oleh Sekretaris Daerah Melawi Ivo Titus Mulyono. Ivo mengatakan, satu di antara ruangan di Kantor Bupati Melawi, Kalimantan Barat yang terbakar adalah ruang penyimpanan berkas laporan keuangan. Menurutnya kebakaran ini berpotensi memperlambat kinerja yang berkaitan dengan keuangan, khususnya penyusunan laporan keuangan akhir tahun.
 
Sementara itu, Bupati Melawi Panji memerintahkan pegawai Pemkab untuk tetap masuk dan beraktivitas normal pada Senin (21/11/2016) pagi pekan depan. Untuk sementara, kegiatan akan dipindahkan ke rumah dinas Wakil Bupati Melawi yang tidak digunakan. Tempat itu berlokasi tepat di belakang Kantor Bupati Melawi yang terbakar.




Editor: Nurika Manan

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!