Jokowi Setujui Penurunan PPH bagi UKM

"Pak Presiden tadi sudah menyanggupi dan langsung ditelepon Pak Dirjen (Pajak). Minggu depan hari Senin mudah-mudahan bisa peraturan itu diubah"

Jumat, 25 Nov 2016 18:49 WIB

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Jakarta-  Presiden Joko Widodo telah menyetujui penurunan pajak penghasilan (PPh) bagi usaha kecil menengah (UKM). Kata Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga, pajak yang semula 1 persen disepakati bakal dipangkas antara 0 - 0,25 persen.

Kata dia, Presiden sudah menghubungi Dirjen Pajak tentang perubahan ini. Keputusan tersebut diambil usai Presiden Joko Widodo bertemu dengan sejumlah pengusaha UKM di Istana Merdeka siang ini.

"Sekarang untuk UKM PP nomor 46 tahun 2013. Itu kena pajak final 1 persen di bawah 4,8 miliar. Tadi masukan teman-teman jangan 1 persen, itu memberatkan jadi kalau bisa, nol persen atau 0,25 dan Pak Presiden tadi sudah menyanggupi dan langsung ditelepon Pak Dirjen (Pajak). Minggu depan hari Senin mudah-mudahan bisa peraturan itu diubah sehingga pajak final itu tidak 1 persen lagi untuk UKM," kata Puspayoga di kompleks Istana, Jumat (25/11/2016).

Puspayoga menambahkan, Presiden Jokowi juga menjanjikan pemangkasan bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari 9 persen menjadi 7 persen tahun depan. Hal ini untuk meningkatkan produktivitas ekonomi kerakyatan.

"Tadi yang disampaikan Pak Presiden tahun depan akan diturunkan lagi menjadi 7 persen dan ini akan menggeliatkan ekonomi kerakyatan kita, produktivitas meningkat," lanjutnya.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Polisi Sudah Tunjuk Penyidik untuk Periksa Novel di Singapura

  • Koalisi Peduli KPK Sebut Penyerangan Air Keras Terhadap Novel Libatkan Petinggi Polri
  • Puncak Macet, 31.325 Kendaraan Keluar Tol Bogor
  • Kawanan Bersenjata Tembaki Konvoi PBB

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?