Jokowi Bertekad Cegah Perkembangan Paham Radikalisme di Indonesia

Jokowi menambahkan, dibutuhkan pemantapan kembali ideologi Pancasila oleh seluruh komponen bangsa, baik pemerintah, tokoh masyarakat maupun pemuka agama.

Selasa, 22 Nov 2016 09:45 WIB

Presiden Joko Widodo bersama Kapolri TIto Karnavian. (Foto: ANTARA)


KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo menyatakan pemerintah dengan kekuatan penuh bertekad mencegah paham radikalisme tumbuh berkembang di Indonesia.

Jokowi juga mengatakan diperlukan penguatan semangat kebhinekaan dan pluralisme.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi, dalam pertemuan sarapan pagi bersama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di Istana Merdeka hari ini.

"Yang sangat penting, pemerintah bertekad dengan seluruh kekuatan, saya ulang, pemerintah bertekad dengan seluruh kekuatan untuk mencegah tumbuh kembangnya paham radikalisme-radikalisme di negeri kita, Indonesia," kata Jokowi di Istana Merdeka, Selasa (22/11/2016).

Baca: Kepala BNPT Akan Libatkan Ormas untuk Lawan Radikalisme   

Jokowi menambahkan, dibutuhkan pemantapan kembali ideologi Pancasila oleh seluruh komponen bangsa, baik pemerintah, tokoh masyarakat maupun pemuka agama.

Selain itu, Pancasila semestinya selalu menjadi sumber produk-produk kebijakan pemerintah maupun DPR.

"Termasuk produk-produk yang dikeluarkan oleh DPR, maupun kebijakan-kebijakan pemerintah itu harus bermuara kepada ideologi Pancasila," lanjutnya.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Soal Munaslub, Wasekjen Golkar Minta DPD Solid

  • Pengamat: Setnov Akan Langgeng Jadi Ketua Umum Meski Dipenjara
  • DPRD Desak Pemprov DKI Rampungkan Konsep Penataan Kampung Akuarium
  • Bansos Banyak Salah Sasaran, Cilacap Siapkan Basis Data Terpadu