Logo Cryonics Institute di Michigan AS, tempat menyimpan jenazah seorang remaja asal Inggris. (Foto: Wikipedia)

KBR - Seorang remaja perempuan di Inggris ingin tetap bisa dihidupkan kembali, meski ia meninggal karena kanker.

Remaja berusia 14 tahun itu memiliki permintaan agar ia diperbolehkan menjalani proses pembekuan kriogenik, agar nanti bisa dihidupkan kembali setelah dunia ilmu pengetahuan dan pengobatan bisa menyembuhkan penyakitnya.

Karena remaja itu masih belia dan belum legalitas untuk mengajukan permintaan itu, ia pun meminta ke pengadilan. Pengadilan di Inggris pun mengizinkan permintaan remaja berinisial JS tersebut.

Hakim Peter Jackson mengabulkan permintaannya, beberapa hari sebelum JS meninggal. Jaksa Peter Jackson mengatakan pengadilan mengabulkan permintaan JS untuk menghormati permintaannya yang terakhir. Meskipun kemungkinan JS bisa hidup kembali sangat tipis.

Kini jenazah JS telah dibekukan secara kriogenik dan disimpan di laboratorium Cryonics Institute di Michigan, Amerika Serikat.

Jenazah JS dikirim dari London Inggris ke Amerika, menggunakan tempat penyimpanan penuh berisi es kering, pada 25 Oktober lalu.

Jenazah JS dikirim delapan hari setelah meninggal. JS merupakan pasien ke-143 yang disimpan di laboratorium Cryonics Institute di Amerika Serkat. JS menjadi orang pertama di Inggris yang menjalani pembekuan kriogenik.

Pembekuan kriogenik adalah mekanisme penciptaan suhu super dingin hingga di bawah 150 derajat celcius, dengan bantuan bahan kimia seperti nitrogen cair, untuk menjaga agar kondisi sel-sel tubuhnya tidak rusak.

Harian Telegraph memberitakan permintaan gadis itu sebetulnya disetujui ibunya, namun ditolak ayahnya yang sudah bercerai. Ayahnya mengatakan seandainya pun anaknya itu bisa dihidupkan kembali, mungkin 200 tahun lagi, remaja itu akan terasing dan tidak ada seorang pun yang mengenalinya.

Biaya pembekuan secara kriogenik membutuhkan sekitar 200 ribu dolar AS (Rp2,6 miliar). Itu pun tidak ada jaminan bahwa jenazah itu bisa 'dihidupkan kembali' di masa mendatang.

Sejatinya pembekuan pada tubuh manusia disebut krionik---dan berbeda dengan kriogenik. Krionik melandaskan pada hipotesis bahwa pada suatu saat nanti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi bisa mencapai titik 'bisa menghidupkan kembali' jenazah orang mati.

Kriogenik umumnya untuk penyimpanan produk makanan. Sedangkan krionik sejauh ini baru pada pembekuan sperma, telur atau zigot (sel hasil pembuahan sperma dan ovum).

Namun sejauh ini pembekuan kriogenik atau krionik belum pernah terbukti untuk membekukan sesuatu yang lebih besar seperti jantung atau ginjal dari kerusakan. (Inquisitr/CNN/NPR/The Guardian) 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!