Hari Pahlawan, Ini Permintaan Jokowi pada Keluarga Pahlawan Nasional

Presiden Joko Widodo meminta keluarga para pahlawan nasional untuk mendoakan kemajuan dan kemakmuran bangsa Indonesia.

Kamis, 10 Nov 2016 11:38 WIB

Presiden Joko Widodo memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Foto: Ade Irmansyah/KBR



KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta keluarga para pahlawan nasional untuk mendoakan kemajuan dan kemakmuran bangsa Indonesia. Kata dia, tantangan bangsa Indonesia ke depan akan sangat berat. Pasalnya menjadikan bangsa Indonesia maju dan makmur juga merupakan perjuangan yang diimpikan oleh para pahlawan.

"Tetapi saya yakin, dengan doa-doa yang diberikan para leluhur kita, para pahlawan kita saya meyakini rintangan dan halangan halangan itu akan kita bisa lalui dengan baik. Dan pada kesempatan yang baik ini saya mohon doa restu keluarga besar para pahlawan Indonesia untuk kemajuan bangsa kita, Indonesia," ujarnya dihadapan perwakilan keluarga pahlawan nasional di Gedung Konvensi, TMP Kalibata, Kamis (10/11/2016).

Kata Jokowi, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya. Dengan semangat itu, generasi selanjutnya hanya tinggal meneruskan apa yang sudah diperjuangkan oleh para pahlawan dahulu. Caranya  dengan memberikan semua potensi yang terbaik untuk bangsa dan negara di segala bidang.

"Mewujudkan apa yang menjadi cita-cita para pahlawan tantangannya tidak mudah, rintangannya juga tidak gampang kita lewati, di semua bidang," ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan, 10 November di Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata, Jakarta.

Jokowi dan para peserta upacara lalu memberi penghormatan kepada arwah pahlawan serta mengheningkan cipta. Upacara ditutup dengan pembacaan doa untuk arwah para pahlawan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Setelah upacara berakhir, Presiden dan para peserta upacara menaburkan karangan bunga ke makam para pahlawan.

Selain Jokowi, upacara ini juga dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla dan beberapa menteri Kabinet Kerja serta para pimpinan lembaga negara.




Editor: Quinawaty 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.