Gelar Operasi Lilin, Kepolisian Fokus Cegah Aksi Teror

"Oleh karena itu memang ada operasi lain tapi tidak akan kita expose karena operasinya tertutup. Ini untuk mendeteksi ada kemungkinan aksi terorisme,"

Selasa, 29 Nov 2016 13:53 WIB

Kapolri Tito Karnavian. (Foto: KBR/Gilang R.)


KBR, Jakarta- Kepolisian Indonesia akan menggelar operasi lilin 2016 dalam rangka pengamanan   Natal dan tahun baru 2017. Kepala Polri, Tito Karnavian, memberi perhatian khusus dalam pencegahan aksi terorisme.

"Operasinya tetap operasi lilin 2016 dari 23 Desember sampai 2 Januari. Salah satu atensi kita adalah terorisme," kata Tito di Mabes Polri, Selasa (29/11/16).

"Oleh karena itu memang ada operasi lain tapi tidak akan kita expose karena operasinya tertutup. Ini untuk mendeteksi ada kemungkinan aksi terorisme," tambahnya.

Tito sudah melakukan konferensi video dengan seluruh jajaran kepolisian daerah di seluruh Indonesia. Ia memerintahkan anggotanya untuk melakukan antisipasi terhadap kemungkinan aksi teror.

"Kami sampaikan jajaran untuk antisipasi dan pengamanan tempat ibadah di daerah tertentu," ujarnya.

Densus 88 Antiteror   sudah menangkap beberapa tersangka teroris di beberapa tempat. Tito mengatakan, perkembangan penangkapan tersangka teroris ini akan dirilis besok, Rabu (30/11/16), oleh Juru Bicara Polri Boy Rafli Amar.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Saracen, Analisis PPATK sebut Nama Besar

  • Bentuk Densus Tipikor, Mabes Minta Anggaran Hampir 1 T
  • Bareskrim Sita Jutaan Pil PCC di Surabaya
  • Konflik Myanmar, Tim Pencari Fakta PBB Minta Tambahan Waktu