Densus 88 Tangkap 5 terduga Teroris di Bekasi dan Jakbar

Mereka yang ditangkap berinisial WW, S, R, D dan AU tergabung dalam satu kelompok.

Jumat, 18 Nov 2016 16:37 WIB

Ilustrasi: Gereja Oikumene, Samarinda, Kalitm menjadi sasaran aksi teror. (Foto: Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Jakarta- Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap lima orang terduga teroris di beberapa tempat berbeda di Bekasi dan Jakarta Barat. Juru bicara Polri, Boy Rafli Amar mengatakan, Kepolisian belum bisa menyebutkan kelima orang ini termasuk jaringan dan terlibat aksi teror yang mana.

"Jadi dugaan keterlibatan lima orang ini masih kita tunggu hasil pemeriksaannya. Tapi kelima orang ini memang hasil penyelidikan lama Densus 88," kata Boy di Mabes Polri, Jumat (18/11/16).

Boy menjelaskan, kelima terduga tersebut  berinisial WW, S, R, D dan AU. Mereka berlima tergabung dalam satu kelompok.

"Informasi yang kita terima dari Densus pemeriksaan masih berjalan," kata Boy.

Tim gabungan Densus 88 dan Gegana Mabes Polri masih melakukan penggeledahan di tempat penangkapan. Petugas mencari barang bukti dan petunjuk lain mengenai kelompok teroris ini.

"Masih dilakukan identifikasi di TKP," kata Boy.

Sementara itu, juru bicara Polri lain, Rikwanto mengatakan, Polri tengah gencar melakukan operasi untuk melakukan operasi aksi teror jelang Natal dan tahun baru.

"Hari besar biasanya memang dimanfaatkan untuk momen melakukan aksi. Ini kami antisipasi," tambahnya.

Baca: Polisi Tetapkan 5 Tersangka Bom Bakar Samarinda

Sebelumnya kepolisian menetapkan 5 tersangka teror bom bakar di gereja Oikumene, Samarinda Kaltim. Dalam peristiwa itu 4 anak menjadi korban. Seorang di antaranya Intan Olivia (2,5 tahun) meninggal di rumah sakit.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Polisi Selidiki Penadah dan Penyuplai Hasil Pendulang Emas Ilegal di Freeport

  • Bappeda DKI: Anggaran Kunker DPRD Naik Karena Djarot
  • Presiden Minta Malaysia Impor Beras Dari Indonesia
  • Kejati Tahan 2 Tersangka Mark Up Alat Tangkap untuk Nelayan di Mandailing Natal

Guna mengembangkan dan mengapresiasi Organisasi Kepemudaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga menyelenggarakan "Pemilihan Organisasi Kepemudaan Berprestasi 2017"