Datangi KPK, Gubernur Sulteng Bahas 7 Izin Tambang Bermasalah

"Ya soal pencegahan saja. Khususnya mengenai IUP-IUP bermasalah di daerah Ada tujuh."

Senin, 28 Nov 2016 13:28 WIB


KBR, Jakarta- Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia mengaku kedatangannya terkait koordinasi dan supervisi (korsup) terkait Izin Usaha Pertambangan (IUP) bermasalah di Sulawesi Tengah.

"Koordinasi dan supervisi saja di bidang pencegahan. Ya soal pencegahan saja. Khususnya mengenai IUP-IUP bermasalah di daerah. (Ada berapa yang bermasalah?) Ada tujuh. (Hasil pertemuan bagaimana?) Ya nanti, akan diundang semua pihak yang berkepentingan," kata Longki Djanggola di Gedung KPK Jakarta, Senin (28/11/2016).

Ia menuturkan, tujuh IUP bermasalah itu akan segera diselesaikan. Salah satu persoalannya adalah IUP belum berstatus clean and clear.

"Ya, tujuh yang bermasalah itu mau diselesaikan. Tumpang-tindih, tumpang-tindih itu," ujar Longki.

Sebelumnya, KPK menyebut terdapat 3.966 IUP bermasalah di Indonesia. Lembaga antirasuah itu bekerjasama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk membereskan persoalan itu.

Dalam kasus IUP bermasalah, KPK telah menetapkan Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam sebagai tersangka. KPK menduga terdapat unsur tindak pidana korupsi dalam penerbitan IUP tersebut.

Nur Alam disangka melanggar aturan dalam pemberian izin tambang kepada PT Anugrah Harisma Barakah (AHB). PT AHB merupakan perusahaan tambang nikel di Kabupaten Buton dan Bombana, Sulawesi Tenggara. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019

  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi
  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial

Bertemu Delegasi Solomon, Wiranto Bantah Ada Konflik di Papua

  • Sengketa Tanah Luwuk, Warga Protes Penutupan Area Sengketa
  • Pemerintah Janji Perpres 20 Tak Akan Bikin Indonesia Kebanjiran Tenaga Kerja Asing
  • Polri Siapkan Jalur Alternatif Mudik Lebaran 2018

Setiap individu itu unik, mereka memiliki kesukaan masing-masing, termasuk dalam bekerja. Kebanyakan orang ingin bekerja di bidang yang sesuai dengan passion dan motivasi mereka masing-masing.