Ilustrasi helikopter Bell 412. Foto ANTARA

KBR, Jakarta - Pencarian korban helikopter jenis Bell 412 milik TNI Angkatan Darat kembali dilanjutkan pagi ini, Senin, 28 November 2016. Hingga kini, tim masih mencari empat orang yang dinyatakan hilang. Juru Bicara TNI Wuryanto menjelaskan, medan berat menghambat operasi pencarian korban.

"Setiap ada kesempatan terbuka di lokasi pencarian, semisal awannya bagus itu langsung dicari. Sebab lokasi heli tim pencari berada di 5 kilometer dengan jarak pencarian. Memang medannya sangat berat. Masih hutan lebat, ketinggian juga di atas 4.000 MDPL. Memang sangat berat," ungkapnya saat dihubungi KBR.

Sementara satu korban selamat, yakni CPN Abdi telah berhasil dievakuasi ke RSAL di Tarakan.

Sebelumnya, helikopter jenis Bell 412 milik TNI AD itu ditemukan di pegunungan di wilayah Malinau, Kaltara. Heli jatuh di pegunungan yang berjarak lima kilometer dari Desa Long Sulit, Malinau saat hendak mengirim logistik ke daerah perbatasan. (dmr)

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!