Begini Cara Gubernur Ganjar Peringati Hari Pahlawan

"Pantaimu lumayan, lumayan kotor. Maksud saya, bisa nggak kita sama-sama menjaga kebersihan."

Kamis, 10 Nov 2016 20:04 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Cilacap- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beserta ratusan pelajar dan nelayan Cilacap, menggelar aksi bersih pantai di sekitar perairan Teluk Penyu seusai menjadi inspektur upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November 2016 di alun-alun Cilacap. Bersih pantai ini menjadi salah satu rangkaian acara road show Gubernur di Cilacap, selama tiga hari ke depan, hingga Sabtu.

Lewat pengeras suara, Ganjar mengatakan bersih pantai ini hanya langkah kecil untuk berkampanye hidup bersih. Kata dia, jika masyarakat Cilacap sudah sadar sampah, dia optimistis pariwisata mampu digenjot. Pantai yang bersih, menurut Ganjar, akan membuat pantai lebih indah dan membuat wisatawan betah.

"Pantaimu lumayan, lumayan kotor. Maksud saya, bisa nggak kita sama-sama menjaga kebersihan. Kita bisa membentuk kelompok pariwisata di sini. Tidak soal truknya tiga, tapi persoalan membuang sampah pada tempatnya. Nanti tidak butuh truk, Mas. Truknya cukup satu saja. Lha, sekarang udad-udud (merokok) dibuang putungnya ke tetangganya. Nah, setelah bersih pantai, nanti malah kotor lagi," ujar Ganjar Pranowo, di Cilacap, Kamis (10/11/2016).

Selain pariwisata, kata Ganjar, sampah juga menjadi persoalan bagi nelayan di Cilacap. Sampah dan pencemaran menyebabkan ikan semakin sulit didapat. Jika masyakat tak mengubah budaya buang sampah sembarangan, maka masalah itu akan selalu muncul. Dia juga meminta seluruh komponen masyarakat Cilacap tak melulu menuntut fasilitas kebersihan. Menurut dia, yang terpenting adalah bagaimana masyarakat sadar pengelolaan sampah yang baik.

Lebih lanjut Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan generasi muda saat ini pun bisa menjadi pahlawan. Menurutnya, di era kekinian, kepahlawanan bisa diterjemahkan dengan mengerahkan seluruh daya upaya, cara, kreasi, dan inovasi untuk memberikan yang terbaik kepada negara.

Editor: Dimas Rizky 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Wiranto Batalkan Wacana Pj Gubernur dari Polisi

  • PPATK: Politik Uang Rawan sejak Kampanye hingga Pengesahan Suara
  • Hampir 30 Ribu Warga Kabupaten Bandung Mengungsi Akibat Banjir
  • Persiapan Pemilu, Polisi Malaysia Dilarang Cuti 3 Bulan Ini

Pada 2018 Yayasan Pantau memberikan penghargaan ini kepada Pemimpin Redaksi Kantor Berita Radio (KBR) Citra Dyah Prastuti, untuk keberaniannya mengarahkan liputan tentang demokrasi dan toleransi.