Aksi 212, Wali Kota Bogor Ancam Beri Sanksi PNS yang Ikut Demo

"Tetapi untuk PNS, akan kena sanksi dalam hal apapun jika memang bolos tanpa izin"

Senin, 28 Nov 2016 14:26 WIB

Walikota Bogor Bima Arya


KBR, Bogor- Wali Kota Bogor, Jawa Barat Bima Arya Sugiarto memastikan akan memberi sanksi, kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang  pada  2 Desember   ikut berdemo. Bimo beralasan, aksi tanggal 2 Desember itu dilakukan pada hari kerja.

Kata dia PNS harus tetap melakukan pelayanan dan pekerjaan sesuai tupoksinya. Sedangkan untuk warga biasa, Bima Arya meminta untuk lebih menahan diri.

"Pemerintah tidak dalam posisi melarang, tapi mengimbau warga untuk menahan diri. Tetapi untuk PNS, akan kena sanksi dalam hal apapun jika memang bolos tanpa izin, mau itu ke mal atau kemana pun," katanya saat ditemui di Kantor BPN Kota Bogor, Senin (28/11).

Bima menegaskan, jika aksi itu adalah urusan hak warga negara untuk menyampaikan aspirasinya. Namun ia meminta kepada warga, untuk mendahulukan kewajiban daripada sekadar ikut aksi.

"Ya kalau hari kerja kan, ya kerja aja. Jangan bolos gara-gara itu," jelasnya.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Minta Opini Alternatif, IDI Siapkan Pemeriksaan terhadap Novanto

  • Ratusan Warga Non-Papua Keluar dari Lokasi Konflik Tembagapura
  • Jokowi Minta DPD Dukung Pembangunan Daerah
  • Satgas Temukan Kayu-kayu Hasil Pembalakan Liar Hutan Lindung di Nunukan

“Jadi orang malah jadi keluar masuk untuk merokok, berapa waktu yang terbuang,” kata Tari Menayang dari Komnas Pengendalian Tembakau