Aksi 212, Kepolisian Siagakan Puluhan Ribu Personil

"Kan awalnya kita siapkan 27 ribu, nanti penggunaannya kan disesuaikan saja. Pengamanan tetap di titik-titik yang dianggap kumpulan demo ya. "

Jumat, 25 Nov 2016 15:32 WIB

Aksi 14 Oktober. (Foto: Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Jakarta- Kepolisian menyiagakan puluhan ribu personil untuk menjaga aksi  2 Desember mendatang. Demo itu adalah aksi susulan dari 4 November lalu.

Juru Bicara Polri, Rikwanto mengatakan pihaknya telah menyiagakan 27 ribu pasukan pada demo 2 Desember.

"Kita sudah siap 27 ribu personel, ya disesuaikan aja nanti. Kan awalnya kita siapkan 27 ribu, nanti penggunaannya kan disesuaikan saja. Pengamanan tetap di titik-titik yang dianggap kumpulan demo ya. Tinggal dimana mereka melaksanakannya. Apakah cukup di Bundaran HI atau cukup depan Istana, apa Semanggi. Surat pemberitahuan mereka dimana saja, di situlah kita menempatkan pasukan kita," kata Rikwanto di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta, Jumat (25/11/2016).

Meski begitu, hingga saat ini, Rikwanto berujar belum ada pemberitahuan resmi dari koordinator aksi 212, yakni Front Pembela Islam (FPI). Kata Rikwanto, koordinator akai harus memberitahukan kepada Kepolisian minimal tiga hari sebelumnya.

Sebelumnya, Berbagai ormas Islam yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pembela Fatwa (GNPF) MUI  mendesak polisi untuk menahan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ahok telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri atas kasus penistaan agama.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Selama ini kita sering mendengar berita mengenai orang yang meninggal akibat penyakit diabetes, sehingga menjadikan diabetes sebagai salah satu penyakit yang ditakuti.