Pemerintah Siapkan Rp3,4 Miliar Bangun Ulang Jembatan Kuning

Pembangunan jembatan ini ditargetkan akan selesai pada 31 Desember 2016.

Minggu, 27 Nov 2016 18:30 WIB

Pembangunan Jembatan Kuning. Foto: Yulius Martony/KBR

KBR, Bali- Jembatan Kuning di Kabupaten Klungkung, Bali yang ambruk pada Oktober lalu sudah mulai dibangun ulang. Pelaksana Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Bali, Klungkung, Bali, Merlan Efendi mengatakan, total anggaran yang disediakan untuk proyek ini sebesar Rp3,4 miliar.

Menurutnya, pembangunan jembatan ini ditargetkan akan selesai pada 31 Desember 2016.

"Sama seperti jembatan yang lama hanya lebarnya yang lama 1,4 meter yang baru 1,8 meter dan tetap untuk pejalan kaki dan motor, tidak bisa dilalui kendaraan barang karena nanti akan di buat portal," ujarnya.

Merlan Efendi menambahkan belum ada kendala dalam pembangunan ulang Jembatan Kuning. Hanya, kata dia, pihaknya akan menggunakan perahu kecil untuk mengangkut material saat air pasang.

Jembatan Kuning yang menghubungkan Pulau Nusa Lembongan dan Nusa Cekungan ambruk pada pertengahan Oktober lalu. Delapan orang tewas dan puluhan luka-luka. Pemerintah Provinsi Bali memberikan bantuan kepada keluarga korban yang meninggal masing-masing sepuluh juta rupiah. 


Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Mendagri Minta Kepala Daerah Hati-Hati Tindak PNS Diduga Terlibat HTI

  • Menpan Belum Cek Keterlibatan PNS dengan Organisasi HTI
  • KPK Desak Polisi Ungkap Penyerang Novel
  • Warga Terdampak Ledakan Kebumen Tuntut Ganti Rugi

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.