Warga Wanareja Tutupi Retakan 80 Meter di Tebing

Retakan berada di atas permukiman warga Rt 02/2 Dusun Cilongkrang, Desa Cilongkrang, Kecamatan Wanareja, Cilacap Jawa Tengah.

Minggu, 01 Okt 2017 16:32 WIB

Ilustrasi. Foto: Muhammad Ridlo/KBR

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Cilacap – Warga bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, TNI dan Polri menutup retakan sepanjang 80 meter dengan kedalaman hingga 4 meter di tebing. Retakan tersebut berada di atas permukiman warga Rt 02/2 Dusun Cilongkrang, Desa Cilongkrang, Kecamatan Wanareja, Cilacap Jawa Tengah.

Warga menutup retakan yang muncul akibat hujan lebat pada Jumat lalu (29/9) dengan menggunakan tanah. Kepala cap wilayah Majenang, Edi Sapto Priyono mengatakan, warga juga memperkuat tebing dengan memasang patok di bagian rawan luncuran material. Menurutnya, hal tersebut untuk mengantisipasi longsor yang dapat mengancam 22 keluarga yang tinggal di bawah tebing.

“Yang jelas seperti kita, mengimbau warga setempat, kepada Pak Kades,yang ada di Cilongkrang, khususnya pada warga sekitar lokasi, untuk lebih waspada dan hati-hati, karena ini masih masa transisi. Makanya, ke depan harus lebih hati-hati dan waspada lagi. Yang kedua, kalau ada hujan dengan intensitas tinggi dan waktunya lama, ya untuk secepatnya mengungsi ke tempat lebih aman untuk menghindari kejadian yang tidak dinginkan. Yang longsor itu, yang pertama, gerakan tanah, kalau masih ada retakan untuk secepatnya ditutup,” kata Edi Sapto Priyono, Sabtu (30/09/2017).

Edi Sapto Priyono menjelaskan lahan yang mengalami keretakan seluas 2.800 meter persegi. Karena itu, ia memperkirakan material yang akan meluncur cukup besar jika terjadi longsor.

Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Minta Opini Alternatif, IDI Siapkan Pemeriksaan terhadap Novanto

  • Ratusan Warga Non-Papua Keluar dari Lokasi Konflik Tembagapura
  • Jokowi Minta DPD Dukung Pembangunan Daerah
  • Satgas Temukan Kayu-kayu Hasil Pembalakan Liar Hutan Lindung di Nunukan

“Jadi orang malah jadi keluar masuk untuk merokok, berapa waktu yang terbuang,” kata Tari Menayang dari Komnas Pengendalian Tembakau