Jokowi Minta Universitas Buka Jurusan Baru

Jokowi meminta jurusan baru untuk mengantisipasi perubahan dunia

Selasa, 17 Okt 2017 21:03 WIB

Presiden Joko Widodo (kedua kiri) berdialog dengan seorang petani bawang asal Magelang, Fathul Hakim, saat memberikan orasi ilmiah pada acara Dies Natalis ke-60 Universitas Diponegoro (Undip), di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (17/10). (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo meminta  universitas yang ada di Indonesia berani membuka jurusan baru. Dalam pidatonya saat Dies Natalis Universitas Diponegoro Jokowi mengatakan pembukaan jurusan baru itu untuk  mengantisipasi perubahan dunia.

"Kenapa tidak menyiapkan ada fakultas digital ekonomi?" kata Jokowi saat sambutan Dies Natalis Universitas Diponegoro ke 60 di Stadion Universitas Diponegoro di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (17/10).Jokowi mengatakan, banyak jurusan yang saat ini belum ada di Indonesia. 

Dia mencontohkan seperti jurusan aplikasi sistem, finansial teknologi, logistic management, retail management, management information system, atau project work management.

Editor: Rony Sitanggang 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.