Tunggakan Pajak Warga Kota Bogor Capai Rp140 Miliar

Sebagian besar penunggak pajak merupakan wajib pajak lama, yang dilimpahkan dari kantor pajak.

Rabu, 19 Okt 2016 09:59 WIB

Ilustrasi pajak. Foto: pajak.go.id

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Bogor- Jumlah tunggakan pajak warga Kota Bogor mencapai Rp140 miliar. Jumlah ini merupakan akumulasi dari tahun 2013, sejak Pajak Bumi Bangunan Perkotaan Perdesaan (PBB-P2) dilimpahkan dari kantor pajak ke Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda).


Kepala Dispenda Kota Bogor, Daud Nedo Darenoh mengatakan, sejak 2013 hingga 2015 pihaknya baru menerima Rp38 miliar dari para piutang pajak. Pada tahun 2016, pihaknya pun masih mencatat banyak warga yang berhutang dan belum membayarkan pajaknya.

"Dari Rp180 miliar itu sudah Rp142 miliar, tahun 2015. Itu dari pelimpahan tahun 2013. (Sampai sekarang masih ada tunggakan?) masih, masih ada. Cuma datanya nanti kita akan sinkronkan lagi," katanya saat ditemui KBR, Selasa (19/10).

Daud Nedo Darenoh menambahkan sebagian besar penunggak pajak merupakan wajib pajak lama, yang dilimpahkan dari kantor pajak. Warga Kota Bogor menurutnya, saat ini mulai terbangun kesadaran membayar pajaknya setelah diberi beberapa kemudahan.

"Tingkat kesadaran pajak meningkat 90 persen kok, karena bayar pajak sekarang, khusus Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yah, sudah bisa dilakulan di kantor pos dan bank-bank yang sudah bekerjasama dengan kita," jelasnya.

Baca: Tanpa Bayar Pajak, Google Akan Matikan Media Nasional


Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Indonesia masih menghadapi masalah jumlah penduduk yang besar dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi. Pertambahan jumlah penduduk tidak seimbang dengan pertumbuhan kesempatan kerja.