Kegiatan pelayanan perpustakaan keliling di Kota Malang, Jawa Timur. (Foto: malangkota.go.id/Public Domain)

KBR, Malang – Keberadaan perpustakaan keliling di Kota Malang, Jawa Timur, dinilai masih terbatas. Karena itu Pemerintah Kota Malang akan menambah unit perpustakaan keliling.

Kepala Perpustakaan Umum Kota Malang, Endang Soejatikah mengatakan saat ini baru ada empat unit perpustakaan keliling. Salah satunya disiagakan di Alun–alun Kota Malang.

Pemerintah Kota Malang akan menambah dua unit perpustakaan keliling, yang akan disiagakan di taman kota di tiap kecamatan.

"Kami ingin di taman–taman itu nanti ada perpustakaan keliling dan di satu wilayah kecamatan mempunyai satu mobil perpustakaan keliling. Perpustakaan itu mendukung pendidikan sepanjang hayat. Di Dinas Pendidikan adalah pendidikan formal, kalau di perpustakaan itu pendidikan nonformal," kata Endang, Rabu (6/10/2016).

Baca juga: Tiap Desa di Banyuwangi Wajib Punya Perpustakaan

DPRD Kota Malang sudah menyetujui rencana penambahan unit perpustakaan keliling pada tahun depan.

DPRD sebenarnya mendorong usulan penambahan jumlah perpustakaan keliling lebih banyak lagi. Sayangnya, pemerintah daerah terbatas sumber daya manusia yang bertugas di perpustakaan keliling.

Perpustakaan keliling milik Pemerintah Kota Malang berupa mobil yang mengangkut ratusan buku, dan beberapa kendaraan juga membawa tenda tempat membaca. Setiap perpustakaan keliling dibuka, petugas memasang beberapa tenda disertai tempat duduk atau tikar untuk tempat warga membaca.

Melalui perpustakaan keliling itu, Pemerintah Kota Malang menyediakan beragam koleksi buku. Mulai dari buku cerita anak, sosial, pengetahuan alam dan lainnya.

Baca juga: Dipukuli TNI, Perpustakaan Jalanan Bandung Lapor ke LBH

Selain perpustakaan keliling, masyarakat juga bisa datang langsung ke Perpustakaan Umum Kota Malang untuk menikmati 198 ribu koleksi buku, dengan 98 ribu judul.

Tingkat kunjungan di Perpustakaan Umum Kota Malang mencapai angka rata–rata 700 orang sampai seribu orang per hari.

Endang mengatakan penambahan perpustakaan keliling ini juga sebagai upaya menumbuhkan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPK) di Kota Malang.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2015 angka IPM Kota Malang mencapai skor 80.05.

"Buku itu investasi karena di dalamnya ada ilmu yang bisa menambah IPM di kota ini," kata Endang.

Editor: Agus Luqman 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!