Ratusan Warga Cilacap Gelar Aksi Bersih Sungai

pembersihan sungai dilakukan untuk mencegah sumbatan enceng gondok dan sampah yang diduga menjadi penyebab banjir.

Minggu, 02 Okt 2016 14:32 WIB

Foto: Muhammad Ridlo/KBR


KBR, Cilacap – Ratusan warga Desa Sidamulya, Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah melakukan aksi bersih sungai Citayem, Minggu (02/10/2016). Kepala Desa Sidamulya, Mustakim mengatakan pembersihan sungai dilakukan untuk mencegah sumbatan enceng gondok dan sampah yang diduga menjadi penyebab banjir.


Selain membersihkan sungai, pihaknya juga sudah mengusulkan kepada Balai Besar Pengawasan Sungai (BBWS) Citanduy untuk melakukan pengerukan dan penanggulan sungai supaya air tidak meluber saat debitnya tinggi.

"Ini pembersihan dalam rangka menangani banjir seperti yang terjadi kemarin. Diharapkan, pembersihan eceng gondok ini, nantinya akan membuat air lancar kembali. Dan ini, saya juga sudah mengusulkan kepada Balai Besar Sungai Citanduy (BBWS) Citanduy Banjar, untuk ditanggul kembali, sehingga air tidak meluber ke wilayah RW 5, RW 4, itu semua tidak terjadi lagi," jelas Mustakim.

Sementara itu, Kepala Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Arif Gatot Widodo mengatakan Sidareja berada di wilayah cekungan dengan ketinggian dari permukaan laut antara 7 hingga 13 mdpl. Di sejumlah pintu keluar air, seperti di Patimuan dan Segara Anakan sudah terjadi pendangkalan yang parah. Itu sebab, banjir kerap merendam daerah ini selama berhari-hari.

Saat, kata dia, BPBD Cilacap tengah mengupayakan normalisasi menyeluruh terhadap aliran sungai yang bermuara di Laguna Segara Anakan. Sungai tersebut antara lain, Citanduy, Cibeureum dan Sungai Cimeneng.

Baca juga: Antisipasi Banjir, Ini Langkah Pemkot Solo


Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Wakapolri Tegaskan Tak Ada Pengamanan Khusus terkait Rencana Kembalinya Rizieq

  • JK Bantah Asian Games 2018 Kekurangan Dana
  • 5 Kecamatan di Karo Gelap Gulita Akibat Erupsi Sinabung
  • Netanyahu Kecam Pernyataan PM Polandia Soal Dalang Holocaust

Tidak lama lagi kita akan merayakan pesta rakyat yang diadakan setiap 5 tahun sekali. Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden yang jatuh pada tahun 2019.