Pesona Bawah Laut Bansring Banyuwangi Wakili Indonesia di Penghargaan UNWTO

Pengelola wisata menambah semangat melakukan konservasi.

Jumat, 07 Okt 2016 12:02 WIB

Wisata bawah laut Bansring Underwater Banyuwangi masuk dalam nominasi UNWTO Awards 2016. Foto: KBR/Hermawan



KBR, Banyuwangi- Pesona Bansring Underwater (Bunder) yang berada di Desa Bansring dan Ijen resort Banyuwangi Jawa Timur, terpilih mewakili Indonesia di penghargaan United Nation World Tourism Organization (UNWTO) Awards 2016.

Dari Indonesia, ada sebanyak 19 tempat wisata yang ditunjuk menjadi jagoan dalam UNWTO Awards 2016. Pengelola wisata Bansring Underwater Ikhwan Arif mengaku, bangga dan terharu atas kesempatan itu. Penunjukan ini juga akan dimanfaatkan untuk menambah semangat melakukan konservasi.

Ikhwan bersama teman-temannya sejak lama merawat dan melakukan konservasi di area sepanjang 15 hektar itu. Banyak kegiatan yang dilakukan bersama masyarakat setempat untuk mendorong masyarakat lebih mencintai kehidupan bawah laut.

” Nelayan dari yang awalnya merusak trumbu karang yang menangkap ikan dengan cara mengebom potasium menjadi ramah lingkungan. Sekarang tidak hanya ramah lingkungan tapi mereka (nelayan)  sudah ikut berpartisipasi dalam melakukan upaya- upaya konservasi dan kelestarian lingkungan,” kata Ikhwan Arif, Jumat, (7/10/2016).

Ikhwan Arif bercerita, kawasan pesisir Bangsring dulu bukanlah tempat yang dapat dinikmati keindahan bawah lautnya. Nelayan kerap melempar bom untuk menangkap ikan.

Upaya eduksi yang dilakukan Ikhwan bersama sekitar 100orang temannya bisa kembali memulihkan terumbu karang yang rusak.  Kini kawasan wisata dan pantai Bangsring bisa kembali dinikmati keindahannya secara gratis.

Dalam United Nation World Tourism Organization (UNWTO) Awards 2016, Kelompok Nelayan Rumah Apung Desa Brangsing masuk dalam kategori Innovation in Non-Govermental Organization dengan Fisherman and the act for biodiversity program. Ada juga Gunung Nglanggeran Yogyakarta-Nglangeran Edu Village for tourism yang ada di urutan teratas

Selain itu, terpilih juga mewakili Indonesia, Desa Wisata Lekuk 5 Tumbi Lempur di Kerinci,  Jambi-Lake Kaco new local wisdom eco tourism, Travel Sparks-Travel with cause serta Yayasan Bali Global dalam kategori yang sama.

Editor: Malika

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi
  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial

Jokowi Tak Puas Transaksi Busana Muslim Hanya Rp54 Triliun

  • Dua Korban Ledakan Sumur Minyak Aceh Dibawa Ke Medan
  • KNKT Menghimbau Untuk Kapal Gunakan Solar bukan Bensin
  • Bunuh Jurnalis Pengusaha Denmark Dihukum Seumur Hidup

Anda berencana ke luar negeri? Ingin beli oleh-oleh, tapi takut kena pajak? Pada 1 Januari 2018, pemerintah menerbitkan regulasi baru untuk impor barang bawaan penumpang dan awak sarana pengangkut.