Peserta Sail Indonesia 2016 Serukan Pelestarian Orangutan

"Saya pikir dengan promosi wisata bisa membantu banyak, sehingga kamu bisa mendapatkan pendana untuk menjaga habitat alami (orangutan) seperti apa yang kita lakukan sekarang.."

Kamis, 06 Okt 2016 20:00 WIB

Peserta Sail Indonesia 2016 ikut menari Tarian Manasai, tarian persahabatan Suku Dayak, Kamis (6/10) (Foto: Alex Gunawan/KBR)

KBR, Pangkalan Bun- Puluhan yacht peserta Sail Indonesia 2016 bersandar di Pelabuhan Panglima Utar, Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Kamis (6/10/2016). Kedatangan wisatawan mancanegara ini disambut dengan tarian adat di Rumah Adat Betang, Pasir Panjang, Pangkalan Bun.

Kyle, salah seorang peserta Sail Indonesia asal Afrika Selatan mengaku sangat terkesan dengan primata besar Orangutan kalimantan (Pongo pygmeaus). Selain itu, seperti masyarakat Indonesia lainnya, warga Kotawaringin Barat juga sangat ramah.

Ia berharap, masyarakat Indonesia bisa melestarikan satwa langka ini. Sebab, banyak berita menyebutkan beberapa orangutan yang ditembak dan diperdagangkan.

"Saya pikir dengan promosi wisata bisa membantu banyak, sehingga kamu bisa mendapatkan pendana untuk menjaga habitat alami (orangutan) seperti apa yang kita lakukan sekarang, mengorganisasi kegiatan seperti Sail Indonesia ini," kata Kyle.

Para peserta Sail Indonesia 2016 akan berada di Kotawaringin Barat selama empat hari dan akan menyaksikan Festival Keraton Nusantara (FKN) di Pangkalan Bun. Setelah itu, mereka akan bertolak ke Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat untuk bergabung dengan peserta Sail Karimata 2016.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Indonesia masih menghadapi masalah jumlah penduduk yang besar dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi. Pertambahan jumlah penduduk tidak seimbang dengan pertumbuhan kesempatan kerja.