Pesawat Latih Jatuh di Cilacap, Dua Orang Terluka

"Pesawat latih jatuh di areal persawahan. Pesawat jenis viper warrior, dengan instruktur pilot Captain Victor Chachon dan siswa penerbang bernama Rahin Chandra Sura."

Rabu, 19 Okt 2016 18:31 WIB

Pesawat latih jatuh di areal persawahan dekat Bandara Tunggul Wulung, desa Tritih Lor Kecamatan Jeruklegi Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Rabu pagi. (Foto: Dok. Polres Cilacap)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Cilacap– Sebuah pesawat latih jenis Viper Warrior jatuh di persawahan di Dusun Tunggul Wulung, Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (19/10/2016). 
Juru Bicara Kepolisian Cilacap, Bintoro Wasono mengatakan pesawat jatuh sekira pukul 08.30 WIB. Pesawat jatuh di area yang berdekatan dengan Bandara Tunggul Wulung Cilacap.
 
Bintoro menjelaskan, pesawat tersebut berasal dari Perkasa Flying School. Dua awak pesawat tersebut dilaporkan terluka ringan. Keduanya, yakni Instruktur Pilot Victor Chachon selaku instruktur pilot dan siswa penerbang bernama Rahin Chandra Sura, saat ini sudah dirawat di RSUD Cilacap.
 
Dugaan sementara, kata Bintoro, pesawat jatuh lantaran mesin mati.

"Pesawat latih jatuh di areal persawahan. Pesawat jenis viper warrior, dengan instruktur pilot Captain Victor Chachon dan siswa penerbang bernama Rahin Chandra Sura. Kedua penerbang hanya mengalami luka ringan. Keduanya sudah dibawa ke rumah sakit. Ya, itu masih di area (bandara) Tunggul Wulung, Desa Tritih Lor Kecamatan Jeruklegi." Ujar Juru Bicara Kepolisian Cilacap, Bintoro Wasono, Rabu (19/10)
 
Lebih lanjut, Juru Bicara Polres Cilacap, Bintoro Wasono menjelaskan, dalam kejadian tersebut sementara ini ada dua saksi yang dimintai keterangan. Yakni, Kislam (76)  dan Khasan (45). Keduanya merupakan warga RT 01/02 Desa Tritih Lor Kecamatan Jeruklegi Cilacap.

Kepolisan masih menunggu Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyelidiki kejadian ini.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Ombudsman RI Temukan Pungli di Pasar Tanah Abang Hingga Rp1 Juta

  • Insentif GTT di Banyuwangi Naik Tiga Kali Lipat
  • Tarif Listrik Naik, Partai Oposisi Bangladeh Serukan Mogok Massal
  • Politikus Jepang Bawa Anak ke Sidang Dewan Dikritik

Program diharapkan dapat mendukung ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan lahan di daerah masing-masing