Legenda Timnas Tolak Jadi Pengurus PSSI

Mereka yang menolak diantaranya Bima Sakti, Bambang Pamungkas, Ponaryo Astaman, Ricardo Salampesi, Firman Utina, Greg Nwokolo dan lainnya.

Rabu, 12 Okt 2016 14:51 WIB

Ketua Komite Persiapan PSSI Agum Gumelar bersama lima calon ketua umum PSSI yaitu Kurniawan Dwi Yulianto, Djohar Arifin Husin, Moeldoko, Tony Apriliani dan Edy Rahmayadi dalam acara silaturahmi di Jak



KBR, Balikpapan
– Sejumlah legenda tim sepakbola nasional yang tergabung dalam Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) menolak menjadi pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Mereka yang menolak diantaranya Bima Sakti, Bambang Pamungkas, Ponaryo Astaman, Ricardo Salampesi, Firman Utina, Greg Nwokolo dan lainnya.

Menurut rencana, Kongres Pemilihan Pengurus Baru PSSI akan digelar pada 17 Oktober mendatang di Makasar, Sulawesi Selatan.

Baca: Pendaftaran Calon Ketua Umum PSSI Mulai Dibuka

Anggota Komite Eksekutif (Exco) APPI Bima Sakti mengatakan meski mereka mendorong dan mencalonkan Kurniawan Dwi Yulianto menjadi Ketua Umum PSSI, namun bukan berarti mereka mau menjadi pengurus PSSI.

Bima Sakti mengatakan, Kurniawan terpilih atau tidak menjadi Ketua Umum PSSI, ia dan nama-nama lain legenda Timnas tidak ingin masuk struktur Pengurus PSSI yang baru.

Bima Sakti mengatakan APPI akan menggelar rapat dalam waktu dekat, untuk membahas hal itu.

"Rencananya kita mau adakan pertemuan, sebelum (Kongres) tanggal 17. Tapi kita belum tahu waktunya kapan, karena sebagian pengurus APPI masih main (sepakbola) seperti Bepe (Bambang Pamungkas), Ponaryo, saya, Ricardo Sampaesy, Greg juga masih main. Jadi mempertemukan jadwal yang pas itu yang masih kita cari," kata Bima Sakti di Balikpapan, Rabu (12/10/2016).

Baca: KLB PSSI Hasilkan Komite Pemilihan Ketua

Bima Sakti mengatakan ada sejumlah alasan yang membuat mereka belum mau menjadi pengurus PSSI. Diantaranya karena sebagian pengurus dan Anggota APPI statusnya masih aktif bermain.

Kendati begitu, kata Bima, APPI berharap Kurniawan dapat terpilih menjadi Ketua Umum PSSI, karena Kurniawan mengenal luar dalam dunia sepakbola Indonesia.

Kurniawan Dwi Yulianto merupakan bekas pemain timnas pada 1995-2005. Sebelum membela timnas, Dwi Yulianto sudah merumput di Eropa bersama Sampdoria Primavera serta klub Swiss FC Luzern.

Selain Kurniawan Dwi Yulianto, ada delapan calon ketua umum lainnya dalam Kongres PSSI mendatang. Di antaranya eks Ketua Umum PSSI lama Djohar Arifin Husin, bekas Panglima TNI Moeldoko, bekas Exco PSSI Tonny Apriliani, Pangkostrad Edy Rahmayadi, bekas Exco PSSI Bernhard Limbong, Wali Kota Batu Eddy Rumpoko dan dua pengusaha yaitu Erwin Aksa dan Sarman el Hakim.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

OTT di PN Jaksel, KPK Tetapkan Dua Orang Tersangka

  • DPR Akan Panggil Panglima TNI Terkait Pembelian Helikopter AW 101
  • Polres Jombang Temukan Modus Penjualan Narkoba Secara Kredit
  • Presiden AS Pilih Pertahankan Pasukan dari Afghanistan

Impor barang dari luar negeri selalu diawasi dan memiliki ketentuan, jangan sampai Anda menjadi orang yang tidak tahu ketentuan yang dimiliki Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno Hatta