Kepolisian Mukomuko Sita Kayu Diduga dari Taman Nasional Kerinci Seblat

"Diduga di seberang sungai masih ada puluhan kubik lagi yang nantinya akan kami tindak dan amankan semua."

Senin, 03 Okt 2016 22:05 WIB

Barang bukti kayu diduga diambil dari Taman Nasional Kerinci Seblat. (Foto: KBR/Evi Tarmizi)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Bengkulu- Kepolisian Sektor Kecamatan Ipuh  menyita puluhan kubik kayu illegal jenis kayu rimba campuran berbentuk balok. Kayu disita  di tepi sungai Muar di desa Talang Baru kecamatan Malin Deman Kabupaten Mukomuko, Bengkulu.

Sampson S. Hutapea Kapolsek Ipuh mengatakan Puluhan kubik kayu illegal ini diduga diambil dari hutan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Kepolisian belum mengetahui pemilik kayu ilegal  ini. Barang bukti puluhan kubik kayu langsung dibawa ke Polsek Kecamatan Ipuh.

“Hasil temuan kayu yang dilakukan dari tim kami. Kebetulan malam tadi mendapat laporan dari masyarakat memang sudah kami pantau. Jadi semalam anggota  kami sampai bermalam di sana," kata Sampson .S.Hutapea kepada KBR, Senin (03/10/2016). 

Sampson melanjutkan, "hasil temuan kita mendapat 37 balok kayu kurang lebih 10 sampai 11 kubik  di temukan di bekas akuari sudah tidak beroperasi di sungai Muar di kawasan kecamatan Malin Deman. Diduga di seberang sungai masih ada puluhan kubik lagi yang nantinya akan kami tindak dan amankan semua."

Sebelumnya beberapa minggu kepolisian Mukomuko menyita  2 mobil truk bermuatan kayu jenis meranti berbentuk balok  di Desa Air Buluh Kecamatan Ipuh. Kayu yang berasal  dari kecamatan malin Deman dan rencananya  akan dibawa ke Bengkulu dengan dikawal  aparat. Barang bukti truk dan kayu langsung digiring ke Polres Mukomuko.

Editor: Rony Sitanggang

















 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Ini Hasil Rapat Bamus DPR soal Perppu Ormas

  • Tim Arkeolog Sumba Berupaya Cetak Kerangka Situs 2800 Tahun
  • LN: Amerika Terapkan Sanksi Baru bagi Pendukung Korea Utara
  • OR: Di Tengah Ketakpastian Draxler Didekati Sejumlah Klub

Indonesia baru merayakan dirgahayu yang ke-72. Ada banyak harapan membuncah untuk generasi penerus yang bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.